Independennews.com | Kupang – Seratus hari kepemimpinan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota, Serena C. Francis, menjadi momen penuh makna. Dalam acara Media Gathering yang digelar di Hotel Harper Kupang, Kamis (14/8), keduanya memaparkan sederet capaian dan inovasi yang telah dijalankan. Momen ini juga diwarnai ungkapan rasa syukur dari warga yang telah merasakan dampak positif kebijakan mereka secara langsung.
Salah satu terobosan unggulan yang dipaparkan dr. Christian adalah roadmap pengelolaan sampah. Saat ini, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) telah tersedia di enam kecamatan, dilengkapi dengan fasilitas pengolahan sehingga permasalahan sampah dapat diselesaikan di tingkat kecamatan.
“Kami telah menyiapkan 1.347 tempat sampah di tingkat RT dan menyediakan 50 truk pengangkut sampah yang dilengkapi GPS, sehingga masyarakat dapat memantau posisi truk secara real-time. Selain itu, kami memberikan insentif sebesar Rp500 ribu setiap Sabtu–Minggu kepada 382 tenaga kebersihan. Hasilnya, Kota Kupang mulai terlihat bersih,” jelas dr. Christian.
Selain itu, tengah dipersiapkan program Si Ranab (Sistem Rawat Inap), sebuah platform berbasis website yang memudahkan warga memeriksa ketersediaan kamar rumah sakit sebelum berangkat.
“Seringkali pasien dalam kondisi gawat terpaksa berkeliling mencari rumah sakit karena kamar penuh. Dengan Si Ranab, masyarakat dapat mengecek dari rumah apakah kamar tersedia atau tidak. Saat sistem ini rampung, kami akan resmikan peluncurannya,” ujarnya.
Di sektor sosial, janji kampanye pembagian beras 20 kilogram telah terealisasi untuk 23 ribu kepala keluarga. Pemerintah juga meluncurkan program liang lahat gratis bagi warga kurang mampu, yang kini sudah mulai dimanfaatkan.
Tak hanya itu, mobil pengantin gratis untuk pasangan dari keluarga tidak mampu juga disediakan dengan memanfaatkan kendaraan dinas yang sebelumnya tidak terpakai.
Sementara di sektor UMKM, kawasan Saboak kini menjadi sentral baru aktivitas ekonomi setiap akhir pekan, dengan perputaran uang mencapai Rp600 juta selama dua hari. Sekitar 600 pelaku UMKM terlibat tanpa dipungut biaya sewa. Pemkot juga memfasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis untuk 510 pelaku usaha.
Capaian ini, menurut dr. Christian, merupakan hasil kerja keras, dukungan semua pihak, dan doa yang terus mengiringi langkahnya bersama Wakil Wali Kota.
“Jalan ini memang tidak mudah, tetapi dengan doa, dukungan, dan kerja sama seluruh jajaran OPD, kita bisa sampai di titik ini,” ungkapnya dengan haru.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada insan pers yang dinilainya berperan menjaga optimisme publik melalui pemberitaan positif, meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Kalau media membuat berita negatif, semangat warga pasti melemah. Tetapi mereka tidak pernah melakukan itu,” tegasnya.
Rasa terima kasih pun mengalir dari berbagai pihak. Alfredus Ceonvi menyampaikan bahwa janji pembayaran Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) kini benar-benar terealisasi secara rutin.
“Awalnya kami ragu, tetapi 100 hari ini membuktikan janji itu nyata. TPP membantu kami memenuhi kebutuhan yang dulu sulit terpenuhi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Siske Tolamano, perwakilan PPPK, yang bersyukur atas SK pengangkatannya. Ia bahkan menyebut Wali Kota rela menunggu lima jam di Kemendagri demi percepatan tanda tangan SK.
“Itu bentuk kepedulian nyata. Kami akan membalasnya dengan kinerja terbaik,” ucapnya.
Ke depan, warga berharap Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota, Serena C. Francis, tetap konsisten menjaga komitmen terhadap janji kampanye, memperluas program yang telah memberi manfaat nyata, serta memimpin dengan transparan, inklusif, dan merangkul seluruh lapisan masyarakat dengan dukungan penuh OPD, insan pers, dan warga Kota Kupang.( Marcelo) editor: Gusman