Mahasiswa Mamuju Siap Turun ke Jalan, Peringatkan Pemerintah soal Gelombang Kemarahan Rakyat

Independennews.com | Mamuju – Gelombang protes terhadap pemerintah pusat dan DPR RI belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Besok, Minggu (31/8/2025), mahasiswa di Kabupaten Mamuju dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Barat.

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap sikap pemerintah yang dinilai abai terhadap aspirasi publik serta menutup mata atas gelombang demonstrasi yang belakangan terjadi secara nasional.

Salah satu orator aksi, Takim, menyampaikan pernyataan tegas menjelang aksi berlangsung.

“Jika pemerintah hari ini berkhianat dan memperlihatkan sikap yang tidak elegan, maka yakin dan percaya, kemarahan masyarakat akan memuncak,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa bila suara rakyat terus diabaikan, maka aksi-aksi yang lebih besar dan ekstrem sangat mungkin terjadi, termasuk potensi pembakaran fasilitas negara seperti yang terjadi di beberapa daerah.

“Tergantung sikap pemerintah hari ini. Jika pemerintah terus bersikap zalim kepada rakyat, maka yakinlah negara akan menuju kehancuran,” tegasnya tanpa tedeng aling-aling.


Pernyataan itu semakin menyulut ketegangan politik di daerah, yang dalam sepekan terakhir telah diwarnai unjuk rasa serupa oleh berbagai elemen masyarakat sipil.

Para mahasiswa menuntut pemerintah agar segera mengambil langkah konkret untuk mendengar dan menindaklanjuti aspirasi rakyat, serta menghentikan segala bentuk represi terhadap para demonstran di berbagai wilayah.

Tak hanya itu, mereka juga mendesak agar DPRD Provinsi Sulbar tidak berdiam diri dan segera merespons krisis kepercayaan yang semakin mendalam antara rakyat dan para wakilnya.

Aksi yang dijadwalkan berlangsung pada siang hari ini diperkirakan akan diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi kepemudaan (OKP) di Mamuju.

(Mf)

You might also like