Independennews.com | Medan – Penghentian sementara layanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dwikora Medan Helvetia masih menyisakan tanda tanya.
Hingga kini, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Sumatera Utara dan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Medan belum memberikan tanggapan resmi.
Padahal, kebijakan tersebut berdampak pada ribuan siswa di sejumlah sekolah di wilayah Medan Helvetia sejak Sabtu, 25 April 2026.
Redaksi telah berupaya, menghubungi Kepala BGN wilayah Sumatera Utara, Agung Kurniawan dan Kepala KPPG Kota Medan, Donal Simanjuntak melalui seluler untuk meminta klarifikasi, Selasa (28/4/2026).
Kendati, pesan seluler sudah terlihat dibaca. Namun, hingga berita ini diturunkan, keduanya belum memberikan jawaban.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait transparansi dan penanganan kendala yang menyebabkan layanan MBG dihentikan sementara.
Sebelumnya, pihak SPPG Dwikora Medan Helvetia menyebut penghentian layanan dipicu kendala administrasi keuangan yang masih dalam proses penyelesaian.
Namun demikian, penjelasan tersebut dinilai belum cukup rinci.
Kepala SPPG Dwikora Medan Helvetia, Bayu Pratama Tarigan, juga hanya menyampaikan adanya “kendala teknis operasional” tanpa menjelaskan lebih jauh bentuk dan dampaknya.
Di sisi lain, penghentian layanan ini berdampak langsung pada distribusi makanan bergizi kepada ribuan siswa.
Sejumlah orang tua mengaku terkejut karena informasi diterima secara mendadak melalui pihak sekolah.
Selain itu, program MBG selama ini dinilai membantu pemenuhan gizi anak, khususnya bagi siswa di tingkat sekolah dasar.
Seiring berjalannya waktu, publik kini menunggu kejelasan dari pihak BGN dan KPPG sebagai pemangku kebijakan.
Keterbukaan informasi dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan program serta menghindari spekulasi di tengah masyarakat.
Di sisi lain, pihak SPPG menyatakan bahwa proses penyelesaian kendala masih berlangsung dan layanan direncanakan kembali normal dalam dua minggu ke depan.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan secara detail penyebab utama penghentian layanan maupun langkah konkret yang diambil untuk mengatasinya.
Independennews.com akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna memperoleh penjelasan yang utuh dan berimbang. (tbs)