Diduga Rampas Kebun Slamet Hartanto, Yusuf Dipolisikan

0
147

Sarolangun, Independennews.com – Dugaan perampasan atas kebun milik Slamet Hartanto yang dilakukan oleh Yusuf, akhirnya berujung kemeja hukum. Merasa dirugikan atas perbuatan Yusuf, Slamat Hartanto telah melaporkan perbuatan tidak menyenangkan bagi dirinya.

Perampasan kebun Slamat dilakukan Yusuf dengan cara mengusir paksa warga yang sedang menyadap karet dikebun Selamat. Tak terima atas perbuatan Yusuf dengan mengusir paksa para warga yang sedang menyadap karet dikebunnya, Slamat melaporkan tindakan Yusuf ke Polres Sarolangun.

Kepada independennews.com Slamet Hartanto selaku korban yang dirugikan mengatakan, bahwa tindakan Yusuf dengan melakukan perampasan terhadap kebunnya itu tanpa ada dasar yang jelas.

” Saya merasa dirugikan atas kejadian itu, karena itu saya langsung melaporkan tindakan Yusuf ke Polres Sarolangun melalui LSM Mawar Indonesia.” ujarnya Jumat (7/9/18)

Dikatakan Slamat, dugaan perampasan dan pengusiran terhadap penyadap karet kebun saya itu atas dasar apa.

” kebun saya memiliki sertifikat, karena itu tindakan saudara Yusuf sangat merugikan saya,” ujarnya

Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, Slamat meminta bantuan LSM Mawar Indonesia.

“saya minta bantuan LSM Mawar Indonesia untuk medampingi saya untuk membuat pengaduan Ke Polres Sarolangun, ” tutur Slamet.

Lanjut Slamet, saya menduga bahwa kejadian ini berawal dari pemilihan Kepala Desa kemarin, yang pada saat itu saudara Yusuf mengajak taruhan dari calon Kades yang mereka pegang, namun tidak ada hitam diatas putih (Perjanjian) yang menurut saudara Slamet, itu tidak sah.

” Yusuf melakukan perampasan kebun saya itu dari awal pemilihan Kades Payo Lebar, yang pada saat itu kami beda pilihan, sehingga ada pembicaraan antara kami melakukan taruhan, namun saya mengajak pakai surat hitam diatas putih yang jelas apabila mau taruhan, tapi dia gak mau, kalau itu masalahnya kan tidak sah, ” terang Slamet kepada Independennews.com.

Slamet menambahkan bahwa dirinya telah sportif walau tidak pakai surat yang mengikat, dia telah memberikan uang kepada Yusuf.

“Saya telah menghargai saudara Yusuf dari pembicaraan kami kemarin, walaupun tanpa ada surat yang sah, namun saya telah memberikan uang kepada Yusuf, ” tambah Slamet lagi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sementara Kepala Desa Payo Lebar, Sutiman saat dikonfirmasi independennews.com mengatakan, bahwa permasalahan antara Yusuf dan Slamet itu telah disepakati mereka secara tertulis, sudah dibuat surat jual belinya, yang pada saat itu saudara Yusuf langsung yang membawakan surat jual beli atas kebun itu.

“Permasalahan itu saya rasa sudah selesai, sebab sudah disepakati kedua belah pihak secara tertulis, dan sudah ada surat jual belinya, Yusuf yang bawa kepada saya, ” kata Pjs Kades Sutiman.

Lanjut Sutiman, surat jual beli itu sudah kesepakatan mereka berdua, saya juga tidak tahu pasti, namun Yusuf memimta saya untuk menemaninya untuk meminta tanda tangan surat itu.

” jika memang belum ada juga kejelasan, saya akan panggil mereka, ” jelas Sutiman.

Hingga berita ini dipublikasikan, Yusuf selaku terlapor belum bisa dikonfirmasi untuk mendengarkan keterangan darinya.(MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.