Tudingan Pemko Tidak Mampu Kelola Aset, Ini penjelasan Ardiwinata

0
840
Poto : Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata (dok)

Batam-Kabag Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata memastikan bahwa Pihaknya sangat mampu mengelola aset, jika kepemilikannya diserahkan sepenuhnya.

Sekarang persolannya, aset itu milik bersama, seperti halnya pasar induk yang sebelumnya menjadi milik pemerintah provinsi dan provinsi Riau, yang sekarang sudah diserahkan
pemerintah pusat kepada Pemko Batam, Tinggal lagi BP Batam karena disana sebahagian aset milik mereka.”Tutur Ardiwinata kepada independennews.com saat dijumpai di kantornya, Kamis (16/3/17)

Menurutnya, Jika barang itu, sepenuhnya menjadi aset Pemda, Jelas kita punya hak untuk mengelontorkan anggaran seperti anggaran pemeliharaan dan lain sebagainya. Sebab pasar induk sangat jelas peruntukannya untuk penataan tos 3000, jodoh, boulevard sekitarnya.

“Sangat aneh, jika pemerintah kota batam dikatakan tidak sanggup mengelola aset.  Coba diserahkan kepemilikan sepenuhynya kepada kita, tentu akan kita kelola dengan baik. Seperti halnya lapangan Engku Putri, Jembatan penyebarangan jalan, juga sudah terbukti kita kelola dengan baik. Bahkan Busway juga kita kelola dengan baik, hal itu terbukti dengan bertambahnya sejumlah trayek. lalu darimana kita dikatakan tidak sanggup mengelola aset, sedangkan aset belum menjadi milik kita.”Kata Ardi dengan nada keras.

Dia menegaskan, barang belum menjadi milik kita,  bagaimana mungkin bisa dikelola, jika barang belum diserahkan sepenuhnya. “memang mereka sanggup mengelola, jika mereka sanggup silakan dikelola. Kata ardi sembari menunjukkan salah satu gedung beringin di sekupang yang saat ini belum terkelola dengan baik.

Seperti dikutip dari Pos Metro, Kamis (16/3/17)  Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Badan Pengusahaan BP Batam RC Eko Santoso Budianto yang mengatakan  dia meragukan kemampuan Pemko Batam untuk mengelola aset jika diserahkan sepenuhnya kepada Pemko Batam.

“Salah satu hal yang menimbulkan keraguan Eko adalah pasar induk jodoh. Kegagalan  mengelola aset tersebut karena Pemko batam. Selain itu, aset lain yang tidak mampu dikelola pemko batam yakni terminal angkutan umum Muka kuning dan rumah potong hewan.”Ujarnya (A1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.