Bentrokan Warga Dam Baloi dengan Tim Terpadu, satu diterjang Tima panas

0
705

Batam-Warga Dam Baloi bentrok fisik dengan tim terpadu aparat TNI AD dan Satpol PP, Kamis (22/9/16) Sikira Pukul 05.30 WIB. Bentrokan tersebut berawal karena warga mendapatkan surat peringatan ke 2 (SP2) terkait permintaan agar mengosongkan lahan yang mereka tempati.

“Pada Pukul 04.00 WIB warga mulai berkumpul dan ketika Rombongan tim terpadu mencoba masuk ke lokasi pemukiman Dam Baloi, Merekapun dihadang oleh ribuan masyarakat setempat. Akibatnya suasana memanas
hingga kemudian terjadi saling lempar.

Aparat TNI yang tergabung dalam tim terpadu tersebut sangat agresif dengan membalas lemparan warga dengan menembakkan senjata ke arah kerumunan warga.

Pada peristiwa bentrokan itu, 1 warga terkena terjangan tima panas pada bagian paha, 4 orang luka-luka dan 2 orang dikabarkan hilang. Sementara itu, korban akibat luka tembakan sedang dalam perawatan medis di Rumah Sakit Awal Bros.

Situasi kembali normal setelah Kapolresta Barelang turun menemui masyarakat dan mengajak berdialog.

Menyikapi peristiwa bentrokan warga dengan Tim Terpadu, Anggota Komisi IV DPRD Batam, Uba Sigalingging mengatakan peritiwa itu sangat disayangkan. Mengingat cara cara menakuti masyarakat dengan cara demikian sudah tidak zaman lagi.

“pola lama seperti mestinya tidak dilakukan, karena hanya melukai hati masyarakat, kita tidak menginginkan adanya upaya upaya pembenturan antara warga dengan aparat,Katanya

Hal senada disampaikan ketua Komisi I DPRD Batam, Nyanyang Haris Pattimura sangat disayangkan terjadi bentrok dengan tim terpadu, mestinya masalah rakyat adalah masalah pemerintah.

oleh sebab itu, peristiwa seperti ini tidak perlu terjadi lagi, sebab disetiap ada permasalahan pasti ada solusi yang baik, sehingga pola pola lama seperti ini tidak terjadi lagi.

“Mari kita ambil jalan yang terbaik, permasalahan sebesar apapun pasti ada solusi yang terbaik.”katanya (binsar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.