Plt Gubernur Isdianto Serahkan Insentif Tenaga Medis Garda Terdepan Tangani Pasien Covif

0
107

TANJUNGPINANG, INDEPENDENNEWS.COM – Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto menyerahkan Insentif dan piagam penghargaan kepada Dokter, Perawat, Tenaga Kesehatan dan Penunjang lainnya dalam Penanganan Pasien Covid-19 di RSUD Ahmad Tabib, Senin (30/3/2020) bertempat di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Isdianto dalam sambutannya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para tenaga medis beserta tenaga kesehatan lainnya atas kerja kerasnya selama dalam kondisi tanggap darurat Pandemi Covid-19.

“Atas nama Pemrintah dan seluruh masyarakat mengucapkan terimakasih kepada tenaga medis dan tenaga penunjang lainnya atas jasa bhaktinya untuk Kepri, jangan sampai surut melaksanan tugas, kita yakin Covid 19 akan segera berlalu,” kata Isdianto.

Untuk itu, Isdianto meminta seluruh tenaga medis agar tetap semangat dalam menjalankan tugasnya, karna semangat yang datang dari para tenaga medis tentu akan membuat Pemerintah Daerah beserta Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 juga ikut bersemangat.

“Kami semangat bekerja mengatasi pandemi corona ini karena para tenaga medis di Kepri tetap semangat. Karena itu kami semakin memotivasi, sembari terus berdoa agar Covid-19 ini segera berlalu,” lanjutnya.

Meskipun hingga kini, kebutuhan kelengkapan seperti Alat Pelindung Diri (APD) belum sepenuhnya maksimal, Pemerintah pun akan terus berusaha melengkapi.

“Sebanyak 2 ribu pcs telah tiba dari Pemerintah Pusat, nanti kami akan ajukan lagi sebanyak 10 ribu pcs,” tambah Isdianto.

Sementara itu, Plt. Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib dr Elviana Sandri mengawali laporannya mengatakan, RSUD sendiri telah ditunjuk Kementerian Kesehatan sebagai salah satu RS rujukan. Dan sampai sekarang telah melayani 29 orang pasien.

“2 terkonformasi positif dan masih dirawat, sedangkan 17 orang yang dinyatakan negatif telah dipulangkan dalam kondisi sehat, namun kita juga terus memberikan edukasi serta pemantauan bersama Dinas Kesehatan,” kata Elviana.

Dikatakan Elviana, untuk saat ini RSUD telah menambah 1 ruangan lagi untuk menampung Pasien Dalam Pemeriksaan (PDP) besrrta tenaga ahli juga telah disiapkan.

“Sedangkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) telah tiba meskipun belum cukup namun target kita dalam seminggu kedepan dapat tercukupi,” lanjutnya.

Penerima Insentif sendiri dibagi kedalam 3 (tiga) ring, yaitu: 1. Dokter Spesialis, Dokter Umum atau Perawat yang Bersentuhan langsung di dalam Ruang Isolasi; 2. Dokter Perawat lainnya yang berada di Labor yang menunjang dalam Pemeriksaan sebelum masuk keruang Isolasi.; dan 3. Tenaga Penunjang Lainnya.

Adapun besaran Insentif bagi tenaga medis yakni Dokter sebesar Rp. 4.730.000 rata-rata perbulan; Perawat sebesar Rp. 2.750.000 rata-rata perbulan; Tenaga Penunjang Lainnya sebesar Rp 1.650.000 rata-rata perbulan.(red/hms)

Editor : SP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here