IndependenNews.com | Taput – Adanya temuan kurang lebih sepuluhan ribuan paketan sembako berupa gula, minyak goreng dan susu di rumah kediaman Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Rudi Sitorus di desa Hutauruk, Kec.Sipoholon, Kab.Tapanuli Utara (Taput), Sumut, Jumat (27/9/2024) menimbulkan tanya dibenak warga sekitar.
Setelah sebelumnya Rudi Sitorus mengakui Paket sembako tersebut adalah usaha yang dijalankan oleh istrinya, muncul sejumlah warga desa yang menyebutkan belum pernah mengetahui ada usaha ataupun bisnis niaga berupa paket sembako yang dikelola istri dari Kasatpol PP Taput itu.
“Sepanjang yang kita ketahui, istrinya hanya seorang ibu rumah tangga. Dan kita tidak pernah mengetahui ibu itu punya usaha penyediaan paket sembako” ujar marga seorang warga desa bermarga hutauruk.
Sementara warga lain inisial T.P juga berkomentar hampir sama dengan Hutauruk. Dikatakan, tidak pernah diketahui ada usaha bisnis yang dikelola oleh istri dari Kasatpol PP Taput. Dan kalaupun itu sudah dimulai satu minggu ini,tidak mungkin pesanan mencapai ribuan.
Jadi pengakuan dari Kasatpol PP menurut T.Parapat adalah kebohongan untuk menutupi sesuatu, yang kemungkinan berkaitan dengan pemilukada.
“Saya warga desa inipun tidak pernah mengetahui ada usaha istri Kasatpol PP yang begitu yaitu penyediaan ribuan Paket sembako. Jadi pengakuan Kasatpol PP adalah kebohongan untuk menutupi sesuatu,dan kemungkinan berhubungan dengan Pilkada”ujar T.P
Diinformasikan, pada jumat(27/9/2024) pihak kepolisian, Bawaslu,warga dan sejumlah awak media menemukan sepuluh ribuan paket sembako dirumah dan didalam satu unit truk dikediaman Kasatpol PP Taput Rudi Sitorus.
Namun Rudi Sitorus ketika dimintai keterangan berdalih bahwa itu adalah usaha ataupun bisnis yang dijalankan oleh istrinya. Dimana dalam usaha niaga itu dibantu oleh anggota Satpol PP.
“Ini usaha istri saya, tidak ada sangkut pautnya dengan Pilkada”kata Rudi Sitorus menjawab wartawan
(Maju Simanungkalit)