Independennews.com | Taput — Sekretaris Desa (Sekdes) Pagaran Lambung I, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Dosma Manalu, disebut tidak pernah masuk kantor dan tidak terlihat di lapangan sejak bencana alam melanda desa tersebut.
Seorang warga Desa Pagaran Lambung I, N. Sitinjak, menyebutkan bahwa selama proses penanganan bencana, kehadiran Dosma Manalu nyaris tidak pernah terlihat. Ia baru muncul setelah memasuki awal Januari 2026.
“Sejak kejadian bencana alam, dia tidak pernah hadir untuk membantu warga. Baru setelah tahun baru dia datang,” ujar N. Sitinjak kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).
Menurut N. Sitinjak, ketidakhadiran Sekdes tersebut menambah kekecewaan warga, terlebih bencana alam yang terjadi telah merusak puluhan rumah dan menelan tiga korban jiwa. Selain dinilai tidak menunjukkan kepedulian, Dosma Manalu juga disebut memiliki sikap arogan.
Warga bahkan menyebut sikap tersebut diduga dipengaruhi oleh latar belakang Dosma yang merupakan adik kandung salah seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, tepatnya di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).
Kekecewaan warga semakin memuncak setelah beredar tangkapan layar status WhatsApp milik Dosma Manalu yang dinilai bernada menantang dan seolah menunjukkan tidak ada pihak yang berani menegurnya, termasuk kepala desa.
Dampak dari sikap dan ketidakhadiran tersebut disebut memicu reaksi keras dari Kepala Desa Pagaran Lambung I. Bahkan, menurut penuturan warga, kepala desa sempat melontarkan pernyataan serius.
“Kalau dia masih menjabat sebagai Sekdes, saya akan mundur dari kepala desa,” ujar warga menirukan pernyataan Kades.
Fakta lain yang turut mencuat, selama hampir tiga tahun menjabat sebagai Sekdes, Dosma Manalu baru tercatat secara administratif sebagai warga Desa Pagaran Lambung I pada tahun lalu. Ia tercantum dalam satu Kartu Keluarga (KK) tersendiri yang hanya memuat namanya, tanpa anggota keluarga lain. Sebelumnya, Dosma Manalu diketahui masih berstatus sebagai penduduk Kabupaten Samosir.
Atas ketidakpedulian selama masa tanggap bencana serta sikap yang dinilai arogan tersebut, warga Desa Pagaran Lambung I mengaku kecewa dan mendesak agar Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat selaku Bupati Tapanuli Utara segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Sekdes Pagaran Lambung I.
(Maju Simanungkalit)