Independennews.com | Kupang — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai audiensi antara jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Nusa Tenggara Timur (PWI NTT) dan pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kupang, Senin (26/1/2026) sore. Pertemuan yang berlangsung di ruang Kepala Cabang BRI Kupang ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi strategis guna menyukseskan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di NTT.
Audiensi yang berlangsung sejak pukul 16.30 hingga 17.30 WITA tersebut berjalan cair dan komunikatif. Selain membahas agenda formal, dialog santai yang terjalin mencerminkan hubungan terbuka dan saling menghargai antara insan pers dan dunia perbankan sebagai mitra pembangunan daerah.
Rombongan PWI NTT diterima langsung oleh Kepala BRI Cabang Kupang, Terry S.M. Tambun, di Kantor BRI Cabang Kupang, Jalan Percetakan Cendana No. 6, Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.
Sekretaris PWI NTT, Aloysius Tani, membuka pertemuan dengan memperkenalkan jajaran pengurus sekaligus menyampaikan maksud audiensi, yakni mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi konstruktif dengan BRI, khususnya dalam rangka menyukseskan HPN 2026 di NTT.
“Kami datang bersilaturahmi sekaligus ingin membangun komunikasi yang baik dengan BRI, terutama dalam rangka menyukseskan Hari Pers Nasional 2026 di NTT,” ujar Aloysius.
Sementara itu, Ketua Panitia HPN 2026 NTT, Ryan Nong, menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan menjajaki peluang kolaborasi sekaligus mengajak BRI berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan HPN 2026 di tingkat provinsi.
Ia menyampaikan bahwa secara nasional HPN 2026 akan dipusatkan di Serang, Banten. Namun, di tingkat Provinsi NTT, berbagai agenda akan dipusatkan di Kota Kupang dengan melibatkan masyarakat secara luas.
“Tema HPN 2026 adalah Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat. Karena itu, kami ingin menggandeng BRI agar rangkaian kegiatan HPN juga menyentuh langsung aspek ekonomi masyarakat,” jelas Ryan.
Menurutnya, sejumlah kegiatan telah dirancang, mulai dari aksi kebersihan lingkungan, donor darah, hingga diskusi publik yang mengangkat isu-isu strategis. Khusus diskusi publik, PWI NTT berencana menghadirkan Gubernur NTT sebagai keynote speaker serta melibatkan pihak perbankan.
“Ini penting sebagai ruang edukasi publik, terutama terkait ekonomi dan perbankan, yang sangat relevan dengan peran BRI,” tambahnya.
Ryan juga menekankan pentingnya keterbukaan komunikasi antara insan pers dan perbankan sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Ia berharap pelibatan UMKM binaan BRI agar manfaat HPN 2026 dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami ingin HPN tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberi dampak nyata melalui pelibatan UMKM binaan BRI,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BRI Cabang Kupang, Terry S.M. Tambun, menyambut positif rencana kolaborasi dan menyatakan kesiapan BRI untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan HPN 2026 di NTT.
“Kami siap memberikan dukungan sesuai kemampuan. Kegiatan yang direncanakan sangat baik dan sejalan dengan upaya pengembangan UMKM,” kata Terry.
Ia juga menyatakan kesiapan BRI untuk melibatkan UMKM binaan dalam rangkaian kegiatan HPN 2026. Menurutnya, kolaborasi dengan insan pers memiliki nilai strategis bagi perbankan, terutama dalam hal publikasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Edukasi perbankan itu penting, tetapi harus dikemas dengan bahasa yang sederhana dan membumi agar mudah dipahami semua kalangan,” pungkasnya.
Audiensi tersebut dihadiri Sekretaris PWI NTT Aloysius Tani, Ketua Panitia HPN 2026 Ryan Nong, Sekretaris Panitia Edy Nahak, serta anggota panitia Tari Rahmaniar. Pertemuan ditutup dengan kesepahaman untuk terus melanjutkan komunikasi dan sinergi demi menyukseskan HPN 2026 di Nusa Tenggara Timur, dengan harapan kegiatan tersebut benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat luas.(marchellino)