Rumah Impian Pekerja Kini Nyata Lewat Program BPJS Ketenagakerjaan dan BTN

Independennews.com | NTT – Sebagai wujud nyata dalam membantu pekerja memiliki rumah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan NTT, Wawan Burhanuddin, bersama Branch Manager BTN Cabang Kupang, Hans Maruahul Hutasoít, menyerahkan secara simbolis Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada penerima manfaat, Olivia Damayanti Nalle, pada Kamis (7/8/2025).

Program ini merupakan komitmen bersama BPJS Ketenagakerjaan dan BTN untuk menyalurkan MLT kepada pekerja aktif peserta BPJS Ketenagakerjaan, demi meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendukung program pemerintah di bidang penyediaan perumahan.

Dalam keterangannya, Wawan Burhanuddin menegaskan bahwa program ini terbuka bagi seluruh peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, baik dari sektor formal maupun informal, yang memenuhi persyaratan.

“Program ini bukan sekadar penyerahan simbolis, tetapi bukti nyata bahwa negara hadir untuk pekerja. Rumah bukan lagi sekadar impian, tetapi bisa menjadi kenyataan. Kami mendorong seluruh peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan agar tidak ragu memanfaatkan program ini,” ujarnya.


Ia menambahkan, dengan syarat yang mudah dan proses cepat, program MLT menjadi solusi bagi pekerja untuk memperoleh hunian layak.

“Kami berharap program ini dapat memperkuat loyalitas pekerja terhadap tempat kerja dan meningkatkan produktivitas karena telah memiliki rumah yang layak,” imbuhnya.


Sementara itu, Hans Maruahul Hutasoít menjelaskan bahwa MLT adalah bentuk kolaborasi strategis antara sektor perbankan dan jaminan sosial ketenagakerjaan, yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat pekerja.

“Dengan MLT ini, bukan hanya pekerja formal yang bisa memiliki rumah, tetapi juga bisa melakukan renovasi tanpa khawatir soal uang muka. Cukup memiliki kepesertaan aktif dan mengikuti tiga program utama BPJS Ketenagakerjaan, sudah bisa mengajukan,” jelas Hans.


Ia menegaskan, BTN berkomitmen memperluas akses perumahan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pekerja, dengan skema pembiayaan yang ringan.

“Kehadiran program ini adalah bentuk tanggung jawab sosial dan keberpihakan kami kepada pekerja agar mereka dapat memiliki hunian yang layak,” pungkasnya.


Melalui program ini, diharapkan semakin banyak pekerja yang dapat menikmati hak atas rumah yang layak. Sinergi antara lembaga negara dan perbankan ini pun diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pekerja di seluruh pelosok.( Marcello)

You might also like