Ribuan Anggota Padati Pra-RAT XXXVII KSP Kopdit Swasti Sari

Independennews.com | NTT – Ribuan anggota KSP Kopdit Swasti Sari memadati Auditorium Universitas Nusa Cendana, Minggu (1/3), dalam gelaran Pra-Rapat Anggota Tahunan (Pra-RAT) ke-XXXVII Tahun Buku 2025. Mengusung tema “Bersama Membangun Kekuatan”, forum ini menjadi momentum strategis konsolidasi organisasi sekaligus peneguhan komitmen koperasi dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kupang, Christian Widodo. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran strategis koperasi kredit dalam menopang perekonomian masyarakat, khususnya di tengah tantangan terbatasnya lapangan kerja, rendahnya daya saing UMKM, serta maraknya praktik pinjaman online ilegal dan rentenir.

“Di saat banyak masyarakat terjerat pinjaman online dan praktik tengkulak, koperasi hadir memberi jawaban. KSP Kopdit Swasti Sari telah membantu pemerintah dalam memperkuat ekonomi warga,” tegasnya di hadapan ribuan anggota yang memenuhi auditorium.

Menurutnya, koperasi bukan sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan gerakan ekonomi berbasis nilai kebersamaan dan gotong royong. Ia menekankan bahwa kekuatan utama koperasi terletak pada kepercayaan, keterbukaan, serta profesionalitas dalam tata kelola.

“Tidak ada kebersamaan tanpa kepercayaan. Komitmen penting untuk memulai, tetapi konsistensi adalah kunci untuk menuntaskan apa yang sudah dimulai,” ujarnya.

Wali Kota juga mengingatkan pentingnya penguatan manajemen dan sistem pengawasan agar koperasi tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan. Ia mengajak seluruh elemen—pemerintah, koperasi, masyarakat, lembaga sosial, hingga unsur keagamaan—untuk memperkuat kolaborasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Kupang yang inklusif dan berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Pengurus KSP Kopdit Swasti Sari, Drs. Lambertus Ara Tukan, MM, menegaskan bahwa keberhasilan koperasi bertumpu pada sinergi lima elemen utama, yakni pengurus, pengawas, penasihat, manajemen, dan anggota. Soliditas dan kekompakan seluruh unsur tersebut, menurutnya, menjadi fondasi kokoh dalam menjaga keberlanjutan organisasi.

“Koperasi bukan hanya soal simpan pinjam, tetapi juga membuka lapangan kerja dan membantu pemerintah menekan praktik keuangan ilegal yang merugikan masyarakat,” ungkapnya.

General Manager KSP Kopdit Swasti Sari, Imelda Anin, dalam laporannya menjelaskan bahwa Pra-RAT akan dilaksanakan delapan kali untuk 30 kantor cabang, mulai 1 Maret hingga 12 April 2026. Selain menjadi forum evaluasi kinerja Tahun Buku 2025, Pra-RAT juga menjadi ajang penjaringan dan pemilihan calon pengurus serta pengawas periode 2026–2028.

Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai regulasi perkoperasian serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga koperasi, dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas.

Antusiasme ribuan anggota yang hadir menjadi cerminan kuatnya tingkat partisipasi dan kepercayaan terhadap KSP Kopdit Swasti Sari. Dengan semangat “Bersama Membangun Kekuatan”, koperasi ini optimistis terus bertumbuh, menjaga integritas kelembagaan, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Kota Kupang serta Provinsi Nusa Tenggara Timur.

You might also like