RCI Minta Restrukturisasi, OJK: Silahkan Ajukan Permohonan, Kami Akan Tindak Lanjuti

0
151

 

Independennews.com, Batam – Komunitas rental mobil atau Rent Car Indonesia (RCI) meminta keringanan biaya angsuran kredit (restrukturisasi/relaksasi) kepada perusahaan pembiayaan kredit (Leasing).

“Kami mengharapkan relaksasi dalam kondisi pandemi covid-19 yang sampai saat ini makin marak. Sehingga pendapatan kami komunitas RCI Batam menurun drastis ,” ujar Heri dalam RDPU yang digelar Komisi I DPRD Kota Batam, Selasa (22/6/21).

Heri mengaku resah karena sering didatangi pihak eksternal untuk mengambil unit (mobil) nya dan juga dikenakan denda berjalan.

“Kami harap denda berjalan ini kita carikan solusinya bahkan kalau bisa dihapuskan,” harapnya.

Ia juga mengaku pernah ditawarkan restrukturisasi, namun kenyataannya denda masih tetap berjalan dan bahkan lebih parah yakni bunga denda yang berbunga.

“Kami juga diberikan biaya penalti atau biaya penanganan pihak eksternal yang berkisar Rp. 500.000,- s/d Rp. 3.500.000,- per unitnya,” terangnya.

Untuk itu ia berharap agar semua pihak pembiayaan memberikan penangguhan atas pertimbangan kondisi itu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sub Bagian Otorita Jasa Keuangan (OJK), Aprilian Minggus Simbolon turut prihatin dengan kondisi tersebut.

Aprilian mengatakan bahwa terkait dengan permasalahan tersebut, dari sisi yuridis pihaknya telah menerbitkan aturan di masa pandemi.

“Dari sisi yuridis kami menerbitkan aturan bagi debitur yang terdampak di masa pandemi yaitu POJK 14 Tahun 2020 dan perubahannya di POJK 58 Tahun 2020,” ujarnya.

Debitur yang terdampak kata Aprilian, dapat mengajukan permohonan relaksasi dan restrukturisasi ke leasing untuk kemudian dilakukan evaluasi dan analisis.

“Terkait disetujui atau ditolak nanti mengacu kepada prinsip kehati-hatian, manajemen resiko dan tata kelola perusahaan yang baik,” paparnya.

Ia menegaskan ketika nanti tidak ada kesepakatan atau persetujuan dari perusahaan pembiayaan (leasing) terkait permohonan tersebut, pihak debitur dapat memberikan pengaduan kepada OJK.

“Berdasarkan POJK 31 Tahun 2020 tentang Sistem Layanan Konsumen yang ada di OJK silahkan saja berikan pengaduannya ke kami, biar nanti kami yang akan tindak lanjuti,” tegasnya.

Di samping itu, Anggota Komisi I DPRD Batam, Utusan Sarumaha meminta pihak pembiayaan (leasing) untuk memperhatikan permohonan restrukturisasi yang disampaikan oleh RCI.

“Karna bagaimanapun leasing tidak bisa besar tanpa konsumen, begitu juga konsumen tidak bisa besar tanpa leasing,” imbuhnya.(SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here