Polres Mamasa Raih Penghargaan CMS Terbanyak Ketiga, Bukti Tata Kelola Keuangan Transparan

Independennews.com | Mamasa — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polres Mamasa. Satuan kerja di jajaran Polda Sulawesi Barat tersebut meraih penghargaan sebagai satuan kerja dengan transaksi Cash Management System (CMS) terbanyak ketiga untuk kategori pagu besar (≥ Rp5 miliar).

Penghargaan itu diserahkan dalam kegiatan resmi yang digelar di Aula KPPN Majene, Rabu (25/2/2026).

Kepala KPPN Majene, Muhammad Taufiq Hidayanto, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Mamasa yang diwakili oleh Kepala Seksi Keuangan Polres Mamasa, Ipda Aprisal Sapa’.

Dalam sambutannya, Taufiq memberikan apresiasi atas konsistensi Polres Mamasa dalam mengelola anggaran negara secara akuntabel dan transparan. Menurutnya, optimalisasi penggunaan CMS menjadi indikator penting dalam mendorong efisiensi, percepatan transaksi, serta penguatan sistem pengendalian internal pemerintah.

“Capaian ini menunjukkan komitmen kuat satuan kerja dalam mengoptimalkan penggunaan CMS sebagai instrumen transparansi dan efisiensi pengelolaan anggaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Mamasa, Ariantony Utama Bangalino, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh jajaran, khususnya personel di bidang keuangan, atas dedikasi dan kerja kolektif yang telah dilakukan.

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar capaian administratif, melainkan wujud nyata komitmen institusi dalam membangun tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan sesuai regulasi.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang transparan, profesional, dan akuntabel,” tegasnya.

Prestasi ini sekaligus menjadi indikator bahwa Polres Mamasa mampu mengelola pagu anggaran besar secara tertib administrasi, tepat waktu, dan sesuai ketentuan perbendaharaan negara. Hal tersebut sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan penguatan good governance di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.

Ke depan, capaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran, serta memperkuat pelayanan publik berbasis tata kelola yang bersih dan profesional.( muhammad fajrin)

You might also like