Polma Nainggolan SH Minta Polresta Barelang Segera Tahan Videa Eka Putri

0
804

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Kuasa Hukum Hendri, Polma Nainggolan.SH dan Tony Damanik.SH.S.SI meminta Kepolisian Polresta Barelang segera melakukan penahanan terhadap Videa Eka Putri selaku terlapor yang di duga telah melakukan tindak pidana penipuan Jual beli Mobil dengan klien nya Henri.

“Oknum pegawai di Pemda Kota Batam ini terkesan kebal hukum, laporan kita sudah masuk ke Unit I Sat Reskrim Polres Barelang dengan nomor : STTLP/41/I/2020/SPKT/Kepri/Resta Brlg, seyogyanya sesuai syarat Kitab Undang-undang Acara Pidana (KUHAP), terlapor Videa Eka Putri sudah sepantasnya kasus yang merugikan klien kami (hendri) segera di P21 kan.” Ujar Polma Kepada Independennews.com, pada Senin (3/2/20) di kantornya.

dikatakan Polma, kronologis kejadian transaksi jual beli mobil merk Daihatsu Xenia Nomor Polisi BP 1933 EH warna Abu-abu Tahun 2012, pada tanggal 18 Nopember 2019 lalu, tempat kejadian di Restaurant Sea Food Hongi kecamatan Batam Kota, kasus ini telah dilaporkan klien kami Hendri ke Polresta Barelang dengan terlapor Videa Eka Putri, pada tanggal 4 Januari 2010 lalu.

lanjut Polma Nainggolan.SH mengatakan, pada tanggal 22 Januari 2020 sekitar pukul 10.00 wib pelapor Hendri sudah dilakukan Pemeriksaan BAP oleh pihak kepolisian di unit I Sat Reskrim Polresta Barelang.

“Klien kiita Hendri sudah memberikan keterangan sejak awal, mobil dibeli pelapor yang kemudian di jual lagi kepada Sandi Damanik. Kemudian mobil tersebut di tarik oleh pihak kepolisian atas dasar laporan Wom Finance bahwa BPKB aslinya ada di Wom Finance sebagai jaminan hutang piutang,”katanya

Menurut Polma, sebagai Kuasa Hukum pelapor percaya bahwa penyidik bekerja profesional dan menetapkan status tersangka sesuai syarat KUHAP

“Kita berharap Pihak Kepolisian bisa segera melakukan pemerikasaan kepada Terlapor serta dilakukan penahanan pisik atau tersangka, karena ini secara hirarki hukum jelas Penipuan kepada klien kita. Dan bisa berkas P21 segera dilimpahkan ke Kejaksaan.” Ucap Polma

Ditempat terpisah, salah seorang oknum Karyawati Wom Finance yang tidak mau namanya publikasikan kepada awak media ini menuturkan, bahwa BPKB atas nama pemilik Videa Eka Putri memang ada digadaikan di Wom Finance, namun di sistem atau pun nama komsumen yang mengadaikannya atas nama Sri utari, dan angsurannya sudah di bayar sebanyak 7 (Tujuh) kali. Pembayaran nya sudah masuk WO (Write Off) karena angsuran pembayaran mengalami kemacetan.

Dikatakan Oknum Karyawati tersebut, pada setiap pengajuan dana Pinjaman di Wom Finance, pihaknya selalu melakukan kross cek kebenaran informasi tetengan si pemimjam.

“Pada pimjaman ini, kita juga sudah melakukan cek data calon konsumen dan surat jual beli kenderaan yang diajukan. Dan apabila BPKB nya bukan atas nama pribadi (atas nama orang lain), terus kita lakukan surve dan cek kembali lagi ke bagian analis credit, yang kesemuanya itu kita lakukan berdasarkan Standar Operasional Perusahaan (SOP). “Imbuhnya.

Hingga berita ini di unggah Polresta barelang dan pihak terkait belum bisa dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut.

( Very)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here