M. Zaidan, Tutup Paksa PDAM Pelawan Sarolangun

0
557

Sarolangun, Independennews.com — Setelah sekian lama sengketa lahan pembangunan Gedung PDAM Pelawan, Antara M. Zaidan Bin KH. Buya Salek dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, sampai hari ini belum juga menemukan titik terang.

Pasalnya M. Zaidan yang mengaku selaku pemilik lahan yang diatasnya dibangun gedung PDAM tersebut menyegel atau menutup paksa gerbang PDAM dengan menggunakan kayu dan sepanduk bertuliskan, ” Tanah ini sudah Empat (4) tahun belum ada penyelesaian kamu bahagia Rakyat menderita, M. Zaidan”.

Pada saat dikonfirmasi media ini, M. Zaidan yang mengaku selaku penguasa lahan tempat bagunan gedung PDAM itu sangat kesal dengan ulah pemkab Sarolangun yang telah empat (4) tahun belum juga ada itikad baik dalam penyelesaian permasalahan ini.

“Saya selaku pemilik lahan yang jelas memiliki dokumen lengkap, sangat kesal dengan ulah Pemkab Sarolangun, karena sudah 4 tahun belum ada penyelesaian atau itikad baik mereka, ” kata M. Zaidan.

Sebelum ada penyelesaian yang baik, kata M. Zaidan, ia akan terus membuat aksi dan tidak boleh sama sekali untuk digunakan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Karena M. Zaidan mengaku, secara sah lahan itu benar milik KH. Buya Salek orang tua M. Zaidan.

“Saya akan terus membuat aksi apabila lahan yang secara sah milik KH. Buya Salek, itu orang tua saya, Pemkab tidak boleh menggunakan sebelum ada penyelesaian yang jelas, ” Tegas M. Zaidan. (Ms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here