Taput–Beredar Video dari Facebook dengan nama akun Sahat M.Aritonang bersama caption “Inilah rumah sakit Tarutung” minggu(2/2/2025), dalam video tersebut terekam pertengkaran antara dua orang pria berperawakan tegap berdinas Satpam dengan keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Tapanuli Utara(Taput),Sumut
Dalam tangkapan layar video terdengar keluarga dari pasien yang belum diketahui identitasnya dengan suara lantang mempertanyakan kedatangan dua orang petugas keamanan/Satpam yang terkesan hendak mengusir keluarga pasien.
Dalam perdebatan itu kedua oknum satpam sepertinya menanyakan jumlah orang yang menjaga pasien.
“Kalau kenapa Napa orangtua kami anda tanggung jawab”lontar seorang wanita keluarga pasien ke Satpam
“Ito, songonon pe godangna adong do huroa lapatan nion.? (Red- Ito, begini banyaknya ada artinya ini.?)”tanya salah seorang Satpam
Terdengar juga suara pria kemungkinan perekam video, ikut menanyakan surat rujukan dari RSUD Tarutung yang seharusnya rawat inap menjadi rawat jalan, padahal kondisi pasien saat itu sedang kronis.
“Sonnarikan lae na songonon do,berkas rujukan ni natoras nami on dibaen gabe rawat jalan. Dang pola salah hurasa lae,hutuntut hami natoras nami na sekarat gabe rawat inap (Red-Sekarang beniginya lae,berkas rujukan orangtua kami dibuat menjadi rawat jalan. Saya rasa tidak salah kami menuntut orang tua kami yang sekarat menjadi rawat inap)”ujar pria perekam
Masih tangkapan layar video, usai si pria perekam mengajukan pertanyaannya. Kedua Satpam berangsur menjauh, setelahnya perekam mengikuti satpam sambil terus merekam dengan video serta melontarkan sejumlah kata kata keberatan dengan pelayanan RSUD Tarutung
Terpisah, Janri Nababan Direktur RSUD Taput mengakui ada persoalan komunikasi rujukan, prosedural rujukan secara online yang menerima hanya Rumah sakit Adam Malik. Sedangkan keluarga ngotot ke Rumah sakit Murni Teguh dan Rumah sakit Elisabet. Sementara kedua Rumah sakit tersebut tidak menerima dengan alasan yang berbeda
“Persoalan komunikasi rujukan, proseduran rujukan scr online yg menerima hanya rs adam malik, sesangkan keluarga ngotot ke murni teguh dn elisabet, sementara 2 rs ini tdk menerima dg alasan berbeda”terang Janri Nababan melalui aplikasi WA
(Maju Simanungkalit)