Independennews.com | Pemalang — Kabupaten Pemalang kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui gelaran akbar “Graduasi Pemalang Bercahaya 2025”, Senin (17/11/2025). Acara yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Pemalang itu menjadi momen bersejarah bagi ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinyatakan mandiri dan secara resmi diwisuda.
Kehadiran Menteri Sosial RI, Drs. H. Saifullah Yusuf, bersama Wakil Menteri Sosial, memperkuat semarak kegiatan tersebut. Turut hadir jajaran pimpinan OPD dan Kepala Dinas Sosial Pemalang, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat.
Bupati Anom: “Warga Pemalang Mampu Naik Kelas dan Mandiri”
Dalam sambutannya, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menegaskan bahwa prosesi graduasi PKH bukan sekadar seremoni, tetapi bukti bahwa program sosial mampu mendorong perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.
“Graduasi ini membuktikan bahwa warga kita mampu naik kelas dan mandiri. Pemerintah daerah akan terus mendukung agar program sosial betul-betul memberi dampak bagi masyarakat,” ujar Bupati Anom.
Ia menambahkan bahwa Pemalang berkomitmen memperkuat pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang lebih sejahtera, berdaya, dan berkelanjutan.
Mensos: PKH Menjadi Gerbang Pemberdayaan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan apresiasi tinggi atas capaian Pemalang. Menurutnya, keberhasilan KPM yang keluar dari kepesertaan PKH menegaskan bahwa perlindungan sosial bukan hanya tentang penyaluran bantuan, tetapi juga tentang peningkatan kapasitas keluarga.
“PKH adalah pintu menuju kemandirian. Pemalang telah menunjukkan semangat luar biasa dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat,” tegas Mensos.
Sementara itu, Wakil Menteri Sosial menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam penanggulangan kemiskinan secara terpadu.
Gubernur Ahmad Luthfi: Pemalang Jadi Role Model Pemberdayaan Sosial
Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., turut menyampaikan apresiasi. Ia menilai Pemalang berhasil menunjukkan praktik baik (best practice) dalam pengelolaan program pemberdayaan sosial.
“Pemerintah provinsi akan terus mendukung berbagai inovasi daerah, termasuk Pemalang, yang bergerak serius dalam pengentasan kemiskinan berkelanjutan,” ujar Gubernur.
Kunjungan Lapangan: Memastikan Dampak Nyata PKH
Usai acara inti, rombongan melakukan kunjungan lapangan ke Desa Bojongnangka, Kecamatan Pemalang, untuk menyapa warga sekaligus melihat langsung hasil pemberdayaan PKH.
Perjalanan dilanjutkan ke Desa Kertosari, Kecamatan Ulujami, guna meninjau pelaksanaan program-program sosial serta kegiatan padat karya yang sedang berjalan.
Penutup Mengharukan: Wisuda dan Penyerahan Sertifikat
Acara ditutup dengan prosesi penyerahan sertifikat kelulusan bagi para KPM yang berhasil mandiri. Suasana haru terasa ketika keluarga yang selama ini menerima bantuan kini berdiri dengan penuh kepercayaan diri menerima pengakuan atas usaha dan keberhasilan mereka.
“Graduasi Pemalang Bercahaya 2025” menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi, komitmen, dan pendampingan yang berkesinambungan, masyarakat mampu keluar dari ketergantungan dan menapaki kehidupan yang lebih mandiri.
Pemalang kembali membuktikan bahwa perubahan di akar rumput bukan hanya mungkin terjadi, tetapi dapat diwujudkan dengan kerja bersama dan arah kebijakan yang tepat.
(Al Asegaf)