IndependenNews.com | Jakarta – Dalam pemilihan presiden, Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 ini menang telak di seluruh provinsi Pulau Jawa dibandingkan dengan dua lawannya, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Paslon yang diusung Partai Gerindra, Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menerima dukungan dari 53.615.239 juta pemilih di Pulau Jawa, menurut hasil rekapitulasi nasional yang telah disahkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Itu setara dengan 57,44% dari 93.335.131 suara sah di seluruh Pulau Jawa, dengan 16.805.854 pemilih mendukung Prabowo-Gibran di Provinsi Jawa Barat.
Dengan 22.060.124 pemilih, atau 23,64 persen suara sah di Pulau Jawa, Anies-Cak Imin berada di posisi kedua.
Di empat provinsi di Pulau Jawa, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur, kandidat nomor satu, yang diusung oleh Nasdem, PKS, dan PKB, tampak unggul tipis dari Ganjar-Mahfud.
Sementara itu, paslon nomor urut tiga, Ganjar-Mahfud, berada di posisi terakhir dengan 17.659.768 suara di Pulau Jawa, yang merupakan 18,92% dari suara sah.
Berikut perincian data hasil rekapitulasi suara nasional di Pulau Jawa yang telah disahkan KPU:

KPU telah melangsungkan proses rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilpres 2024 dari 36 Provinsi di Indonesia, hingga Selasa (19/3/2024).
Hasilnya, Prabowo-Gibran unggul di 34 provinsi, sedangkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menang di dua provinsi yakni Sumatra Barat dan Aceh.
Berdasarkan data dari 36 provinsi tersebut, jumlah suara yang disahkan KPU berasal dari 161.207.271 pemilih. Dari jumlah itu, Prabowo-Gibran mendapatkan suara dari 94.282.777 pemilih atau menguasai sekitar 58,49% suara sah.
Paslon Anies-Cak Imin menyusul dengan dukungan 40.388.600 pemilih atau sekitar 25,05% suara sah. Paslon Ganjar-Mahfud berada di urutan terakhir dengan dukungan 26.535.894 pemilih atau mencapai 16,46% suara sah.(*)