Dihadiri Ratusan Siswa SMA, Pantur Banjarnahor Gelar Sosialisasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan di Sopo Marpadot Paranginan

IndependenNews.com – Humbahas | Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara, Pantur Banjarnahor, menggelar acara sosialisasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) pemajuan kebudayaan  Provinsi Sumatera Utara yang bertempat di lingkungan Sopo Marpadot di Desa Pearung, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Jumat (13/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Humbahas Yunita Rebeka Marbun, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Sumut Alfred H Silalahi, beberapa Kepala Sekolah SMA, dan juga sejumlah tokoh, artis, seniman, dan pegiat budaya batak.

Selain itu, hadir pula ratusan siswa dari berbagai SMA yang tersebar di Kabupaten Humbahas dan Kabupaten Taput.

Dalam sambutannya dihadapan para tamu undangan dan siswa-siswi SMA, Pantur menekankan pentingnya tiap individu tidak berdiam diri hanya pada zona nyaman saja.

Kata dia, tiap individu ada baiknya berani keluar dari zona nyaman supaya  mampu mandiri dan meraih keberhasilan di depan.

“Saya selalu berbicara bagaimana saya waktu dulu berada di zona ‘hapogoson’, ‘haleaon’, dan ‘haotoon’. Namun saya bertekad untuk keluar dari sana, mencoba hal baru, dan ternyata inilah saya sekarang”, ucap Pantur.

Pantur berharap, para siswa yang hadir nantinya tidak merasakan kesulitan hidup seperti yang ia alami dulu sewaktu masih anak-anak. Tak lupa ia memberikan sejumlah motivasi, dorongan, dan nasehat supaya tiap siswa berani melangkah mandiri untuk meraih keberhasilan.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, siswa SMA, sebagai generasi muda bangsa adalah merupakan aset tak ternilai khususnya Sumatera Utara. Ke depan, siswa tersebut diharapkan akan menjadi penerus kelanjutan tatanan keberlanjutan bangsa Indonesia.

Pantur mengatakan, ia sengaja menghadirkan seniman dan pegiat budaya batak yang sudah kerap berkancah di dunia internasional, adalah merupakan sebagai sarana untuk memberikan motivasi untuk para siswa.

“Ada banyak berbagai kegiatan positif yang bisa kita lakukan untuk keluar dari zona nyaman, salah satunya di bidang seni dan budaya. Pegiat budaya dan kesenian juga banyak yang berhasil. Jadi itu harus jadi sumber inspirasi kita”, lanjutnya.

Senada dengan Pantur Banjarnahor, Alfred H Silalahi dalam sambutannya juga menekankan supaya siswa yang hadir di kegiatan itu bisa memetik hikmat maupun inspirasi dari setiap segmen acara yang digelar.

“Saya harap siswa kami bisa memetik inspirasi dan motivasi dari kegiatan ini. Jangan disia-siakan”, tukasnya. (Rachmat Tinton)

You might also like