Ketua Komisi I DPRD Batam, Minta PT. Harmoni Mas dan Warga Saling Manahan diri

0
1625

Batam-Puluhan warga bengkon Sadai RW 12, Sei Ngayon, Kecamatan Bengkong mempertayakan batas lahan PT Harmoni Mas yang dinilai telah melenceng hingga menyerobot lahan pemukiman warga.

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I DPRD Batam, Selasa (21/3/17)

“Pergeseran batas lahan PT. Harmoni Mas telah menimbulkan keresahan pada warga yang menempati lahan tersebut yakni warga sei ngayon RW 12 Bengkong saday.Pemagaran ulang yang dilakukan pihak PT. Harmoni Mas telah mengusik warga setempat.

Anggota Komisi I DPRD Batam, Ruslan Ali Hasyim mengajak kedua belah pihak agar mencari solusi yang baik.

“Jangan sampai kedua bela pihak terjadi bentrokan, seperti yang terjadi belum lama ini di bengkong. Untuk sementara kami akan menampung semua usulan dan pendapat kedua belah pihak karena, saat ini kita tidak dapat mendengar apa yang sebenarnya terjadi dilapangan.

“BP Batam selaku pemberi alokasi lahan dan pengukuran harus hadir dan memberi penjelasan sehingga persolan terang benerang.

Dia bergharap agar pada pertemuan selanjutnya antara warga dengan PT Harmoni agar pihak BP Batam harus dihadrikan. sehingga persolan sebenarnya kita ketahui.

“Sebab yang mengetahui batas sebenarnya adalah pihak BP Batam karena mereka yang melakukan pengukuran. Harmoni Mas diminta untuk melengkapi dokumen lahan dan perubahan terakhir seluas 52 Ha. Guna kepastian ke depan karena alokasi diterima 2003, namun belum dibangun sampai saat ini.

Salah satu warga mengungkapkan bahwa telah terjadi perubahan PL PT Harmoni Mas, sehingga timpbulo permasalahan. Warga meminta agar lahan seluas satu hektar yang dicaplok pihak PT. Harmoni Mas yang saat ini di telah ditempati warga selama 16 tahun agar diserahkan kepada warga.

“Kami menilai ada kecurangan yang dilakukan dengan modus pergeseran batas koordinat pada lahan yang dimiliki Harmoni Mas seluas 52 Hektar.

Sebelumnya, PT Harmoni Mas dengan warga setempat telah melakukan pengukuran secara bersama sama dan itu telah disepakati, namun seiring berjalannya waktu PL milik PT Harmoni Mas berubah, padahal lahan yang kami tempati saat ini sesungguhnya tidak termasuk dalam PL PT. Harmoni Mas.

“ada pengukuran dan kesepakatan antara masyarakat dengan PT Harmoni Mas, dan Badan Pengusahaan Batam bahwa lahan tersebut berada diluar PL Harmoni Mas.”Katanya

Sementara itu, PT. Harmoni Mas melalui Koordinator Pengamanan, Udin Pelor mengakui, pemasangan batas lahan PT Harmoni Mas oleh pihaknya dilakukan berdasarkan hasil ukur dan PL terbaru yang dikeluarkan BP Batam.

Ketua Komisi I DPRD Batam Budi Maryanto menyimpulkan perlu dilakukan pengukuran ulang untuk penentuan batas Lahan Milik PT . Harmoni Mas.

“Kami minta agar PT. Harmoni Mas tidak melanjutkan kegiatan apapun sampai pertemuan selanjutnya. untuk menunggu kesepakatan selanjutnya diharapkan para pihak menjaga kondusifitas dengan baik,”Ujar Budi (A01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here