Independennews.com | Kupang, NTT – Suasana penuh semangat terlihat di Puskesmas Pembantu Penfui Timur Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, saat sebanyak 27 kader kesehatan desa mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemberdayaan Kader dalam Mendukung Keberhasilan Program Imunisasi Anak”.
Kegiatan yang digelar oleh dosen dan mahasiswa Prodi D-III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kupang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran kader sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menyukseskan program imunisasi anak.
Ketua tim kegiatan, Adriana M.S. Boimau, SST., M.Kes, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas kader sangat berpengaruh terhadap keberhasilan imunisasi.
“Kader kesehatan adalah ujung tombak keberhasilan imunisasi di masyarakat. Dengan peningkatan kapasitas kader, cakupan imunisasi anak di Desa Penfui Timur diharapkan semakin meningkat, sehingga angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin dapat ditekan,” ujarnya.
Tim pengabdian masyarakat yang terdiri dari praktisi kesehatan komunitas — Serylansie V. Boimau, SST., M.Pd; Odi L. Namangdjabar, SST., M.Pd; dan Nabilah Nurul Ilma, SST., M.K.M — menyampaikan materi seputar manfaat imunisasi, jadwal imunisasi dasar lengkap, penanganan efek samping ringan, hingga strategi komunikasi efektif dalam mengajak masyarakat berpartisipasi.
Dengan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta pre-test dan post-test, para kader tampak antusias menyerap pengetahuan baru. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan kader setelah pelatihan. Mereka kini lebih proaktif mengedukasi masyarakat, mendampingi orang tua ke posyandu, serta mencatat kegiatan imunisasi secara lebih rapi.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa, kader kesehatan, dan pihak Puskesmas setempat. Tim pengabdian juga berkomitmen melakukan pendampingan berkelanjutan serta memantau capaian imunisasi di Desa Penfui Timur.
Poltekkes Kemenkes Kupang melalui Prodi D-III Kebidanan pun kembali meneguhkan komitmennya untuk terus mengabdi kepada masyarakat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan di tingkat desa.
(Marcel)