Independennews.com | Tapanuli Utara – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, organisasi kepemudaan tersebut menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian helm gratis kepada pengguna jalan serta penyerahan bantuan ke panti sosial.
Kegiatan dipusatkan di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di depan Sopo Partungkoan, Kecamatan Tarutung, Kamis (28/8/2025). Puluhan anggota IPK tampak berbaris rapi di pinggir jalan sembari membagikan helm gratis kepada pengendara sepeda motor yang melintas.
Tak sedikit pelajar, warga, hingga pengemudi becak bermotor yang kebetulan melintas menerima langsung helm dari organisasi kepemudaan tersebut.
Salah satu pelajar, Revaldo Lumbantobing, mengaku senang menerima bantuan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat positif, terutama bagi kalangan pelajar yang kerap menggunakan sepeda motor untuk beraktivitas.
“Ini kegiatan yang sangat bagus, apalagi di Tarutung banyak pelajar yang naik motor. Jadi dengan pembagian helm ini, keselamatan kami bisa lebih terjaga,” ujar Revaldo.
Senada dengan itu, Kristian Simanjuntak, seorang pengemudi becak bermotor, juga mengapresiasi kegiatan IPK. Ia berharap ke depan IPK semakin aktif mengadakan aksi sosial yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
IPK Ingin Ubah Cara Pandang Masyarakat Lewat Aksi Nyata
Sekretaris IPK Taput, Heru Lumbantobing, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT IPK ke-56. Selain membagikan 50 helm gratis, IPK juga menyalurkan bantuan sembako ke salah satu panti sosial di Tapanuli Utara.
“Pembagian helm ini sebagai bentuk edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara,” ujar Heru.
Also Read:
Ia menambahkan bahwa ke depan, IPK Taput berencana menjadikan kegiatan sosial semacam ini sebagai agenda tahunan dalam setiap peringatan HUT organisasi.
“Ini langkah awal kami untuk menghadirkan kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Harapan kami, ini juga bisa mengubah cara pandang masyarakat terhadap IPK dan membawa nama organisasi ke arah yang lebih baik,” pungkas Heru.
(Maju Simanungkalit)