Bupati Ipuk Geber Beasiswa “Banyuwangi Progresif (B-Pro)”, Prioritaskan Dokter Spesialis dan Jurusan Kesehatan

Independennews | Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat kualitas layanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah melalui program beasiswa Banyuwangi Progresif (B-Pro) yang diprioritaskan bagi mahasiswa jurusan kesehatan, terutama dokter spesialis.

Meski demikian, program beasiswa tersebut tetap terbuka bagi mahasiswa dari berbagai jurusan lain yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan, beasiswa Banyuwangi Progresif diberikan kepada mahasiswa on going minimal semester tiga. Pendaftaran untuk penerimaan beasiswa tahun perkuliahan 2027 dijadwalkan mulai dibuka pada April 2026.

“Program beasiswa ini bertujuan membantu putra-putri Banyuwangi yang sedang menempuh pendidikan tinggi, terutama mereka yang mengambil jurusan kesehatan dan kedokteran. Namun tetap terbuka bagi jurusan lainnya sesuai kebutuhan daerah,” ujar Ipuk.

Menurut Ipuk, prioritas pada sektor kesehatan, khususnya dokter spesialis, didasarkan pada kebutuhan daerah untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Dalam program tersebut terdapat 12 bidang dokter spesialis yang menjadi prioritas, di antaranya spesialis jantung, saraf, urologi, THT, orthopedi dan traumatologi, penyakit dalam, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kedokteran jiwa, spesialis mata, serta bedah mulut dan maksilofasial. Selain itu juga mencakup dokter gigi spesialis konservasi gigi serta dokter gigi spesialis bedah mulut dan maksilofasial.

“Melalui beasiswa ini kami berharap semakin banyak dokter spesialis yang nantinya dapat mengisi fasilitas kesehatan di Banyuwangi sehingga pelayanan kesehatan masyarakat semakin optimal,” kata Ipuk.

Selain pendidikan dokter spesialis, beasiswa Banyuwangi Progresif juga membuka kesempatan bagi mahasiswa di bidang kesehatan lainnya seperti apoteker, ahli gizi, ahli sanitasi, bidan, dan perawat.

“Khusus untuk bidan, perawat, dan apoteker, kami memprioritaskan mereka yang bersedia mengabdi di wilayah terluar Banyuwangi. Oleh karena itu kami mengajak mahasiswa yang berasal dari daerah tersebut untuk mendaftar agar dapat menjadi prioritas penerima beasiswa,” jelas Ipuk.

Program Banyuwangi Progresif juga memberikan dukungan beasiswa bagi mahasiswa di bidang lain yang dianggap penting untuk pembangunan daerah, seperti teknologi produksi tanaman pangan, teknik dan infrastruktur, ekonomi kreatif dan pariwisata, pendidikan, serta ilmu sosial.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfiyan, menjelaskan bahwa beasiswa Banyuwangi Progresif diperuntukkan khusus bagi warga Banyuwangi.

Setelah menyelesaikan pendidikan, penerima beasiswa diwajibkan mengabdi di Banyuwangi minimal dua kali masa pemberian beasiswa ditambah satu tahun.

“Komponen beasiswa yang diberikan meliputi uang kuliah tunggal (UKT), biaya hidup, biaya buku, riset, serta biaya praktik. Beasiswa diberikan sejak peserta dinyatakan lolos seleksi hingga lulus pendidikan, yaitu sampai semester 12 untuk program kedokteran dan semester 8 untuk jurusan lainnya,” terang Alfiyan.

Bidang Beasiswa Banyuwangi Progresif

Dokter Spesialis

Spesialis Jantung

Spesialis Saraf

Spesialis Urologi

Spesialis THT

Spesialis Orthopedi dan Traumatologi

Spesialis Penyakit Dalam

Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi

Spesialis Kedokteran Jiwa

Spesialis Mata

Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial

Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi

Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial


Jurusan Kesehatan

Apoteker

Ahli Gizi

Ahli Sanitasi

Bidan

Perawat


Jurusan Lainnya

Teknologi Produksi Tanaman Pangan

Teknik dan Infrastruktur

Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

Pendidikan

Ilmu Sosial


(Har/*)

You might also like