BBPOM Temukan Bakteri di Dapur MBG

Pemprov Sumut bersama BBPOM Medan dan Dinas Kesehatan menggelar konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (10/11/2025). (Dok. Diskominfo Sumut)

Independennews.com | Medan – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan memperketat pengawasan terhadap penyedia makanan bergizi (MBG).

BBPOM menemukan adanya bakteri berbahaya seperti Escherichia coli (E. coli) dan Salmonella dalam hasil uji laboratorium.

Temuan itu menjadi perhatian serius karena bakteri tersebut dapat memicu gangguan kesehatan dan kasus keracunan pada peserta didik.

Kepala BBPOM Medan Mojaza Sirait menjelaskan, sebagian besar kasus keracunan makanan di Sumatera Utara disebabkan oleh rendahnya higienitas dalam proses pengolahan makanan.

Ia menyebut banyak dapur penyedia MBG yang belum menerapkan standar kebersihan dengan baik.

“Banyak masalah muncul karena tangan petugas tidak steril, bahan baku kurang bersih, dan proses masak tidak sesuai standar. Padahal, makanan untuk anak sekolah harus memenuhi aspek keamanan dan gizi,” ujar Mojaza, Senin (10/11/2025).

Sebagai langkah cepat, BBPOM Medan telah memberikan pelatihan kepada seluruh petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar memahami cara pengolahan makanan dalam jumlah besar yang aman dan higienis.

Lembaga itu juga memperketat inspeksi dapur dan menekankan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) kebersihan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut mencatat sekitar 30 persen laporan keracunan makanan berasal dari SPPG, dan sebagian besar menunjukkan gejala ringan seperti mual dan pusing.

Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Sumut, Novita R Saragih, mengatakan pihaknya terus melakukan uji higienitas dan bekerja sama dengan Puskesmas serta BPOM untuk menelusuri penyebab pasti setiap kasus.

Sementara itu, Kepala KPPG Medan Donal Simanjuntak menegaskan, program MBG tetap menargetkan 2.100 kilo kalori setiap hari untuk mendukung pertumbuhan anak sekolah.

“Kami tidak hanya fokus pada gizi, tetapi juga memastikan semua proses berjalan bersih dan aman,” tegas Donal. (**)

You might also like