Ahok Tak Kuasa Menahan Airmata, Suasana Haru Selimuti Sidang Perdana Ahok

0
815
Poto : Basuki Tjahaja Purnama ( kompas)

Jakarta-IndependenNews.com, Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama meneteskan airmata ketika menyampaikan nota keberatan atas tuntutan jaksa penuntut umum dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, dalam kasus dugaan penistaan agama, Selasa (13/12/16)

Ahok tak kuasa menahan air matanya saat menceritakan sederet kisah hidupnya, ia tak mampu menahan air matanya pada saat menceritakan kisah hidupnya bersama keluarga angkatnya yang menaganut agama Islam taat.

“Saya seperti orang yang tidak tahu terima kasih, apabila saya tidak menghargai agama dan kitab suci yang dianut oleh ayah angkat dan saudara angkat, bahkan guru guru saya yang mendidik saya selama duduk dibangku SD dan SMP. Saya sangat sedih atas tuduhan penistaan Ulama dan Kitab suci yang dialamatkan kepada saya.”kata Ahok di ruang sidang.

Sesaat nota keberatan yang dibacakan Ahok, suasana ruang sidang tanpak hening seakan ikut merasakan sesak dihati yang dirasakan Ahok selaku terdawa. Suasana haru tampak terpancar dari seluruh hadirin yang ikut menyaksikan jalannya sidang.

“Majelis hakim yang dimuliakan, berulang kali di sampaikan ahok dalam sidang, sembari menceritakan sederet kisah nyata sejak menjabat sebagai anggota Dewan bangka Belitung, Sebagai Bupati Belitung Timur, bahkan ketika menjabat sebagai anggota DPR RI hingga menjabat sebagai Gubernur Kepri, dia senantiasa melakukan yang terbaik untuk masyarakat terutama bagi umat Muslim.

Calon gubernur nomor urut dua ini, dari lubuk hati yang terdalam ia selalu mengucapan bahwa sanya dia tidak berniat menista agama Islam dan menghina para ulama sebagaimana yang dituduhkan kepadanya pada pidato yang ia sampaikan saat kunjungan kerja ke Pulau Seribu pada 27 September 2016.

Dalam tanggapannya, ia membacakan salah satu subjudul dari buku yang ia tulis tentang penyalahgunaan surat Al Maidah Ayat (51) oleh para politisi.

“Bisa jadi tutur bahasa saya yang memberikan persepsi atau tafsiran yang tidak sesuai dengan apa yang saya lihat dan yang saya maksud. Ada oknum atau elite yang berlindung di balik ayat suci. Mereka menggunakan surat Al Maidah Ayat (51) yang isinya melarang kaum Nasrani dan Yahudi menjadi pemimpin mereka,” tutur Ahok seperti dikutip dari Beritasatu

Nurasih (43) warga Batam saat ditemui independennews.com di bilangan jodoh Nagoya, Batam, mengaku terharu dengan sederet kisah nyata yang disampaikan Ahok dalam persidangan.

“Saat menyaksikan jalannya sidang melalui siaran televisi siang tadi, saya ikut sedih, nafas saya tersendet sendat, hingga sayapun tak kuasa menahan air mata. Yah tiba tiba saja air mata saya menetes,”Tutur Nurasih

Ibu paroh baya ini mengatakan bahwa dirinya minim mengartikan bahasa namun saya bisa membaca secara naluri kata kata pak ahok, sebagai seorang wanita saya merasa bahwa pak ahok percis dengan apa yang ia katakan. bahwa pak ahok tidak ada niat untuk menista agama atau bapak bapak ulama,”katanya (red/bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here