IndependenNews.com | Taput-Perhelatan Sinode Godang(Red–Sinode Akbar) ke 67 Huria Kristen Batak Protestan(HKBP) akan dimulai senin(2/12/2024). Sejumlah agenda kegiatan telah dipersiapkan Panitia, salah satunya pemilihan Ephorus sebagai pemimpin tertinggi di Denominasi HKBP.
Pdt Maulinus Ulises Wellington Siregar yang berpotensi ikut dalam kontestasi pemilihan Ephorus HKBP mengungkapkan, ada 11 point fundamental yang menjadi fondasi kepemimpinannya saat terpilih menjadi Ephorus HKBP.
Dikatakan Pdt Maulinus,ketika nantinya terpilih menjadi Ephorus HKBP maka Pastoral Ephorus akan berfungsi sebaik baiknya. Begitu juga dengan penguatan Gereja Gereja kecil dan Gereja yang bermasalah akan terus dilakukan, serta penguatan penggembalaan para pelayan HKBP dan keluarga.
Dan sebagai Ephorus harus menjadi Suri tauladan rohani bagi semua pelayanan dan warga jemaat. Juga Kantor Pusat HKBP Pearaja di Kec.Tarutung, Kab.Tapanuli Utara(Taput), Sumut akan menjadi tempat yang terbuka dan ramah bagi warga HKBP yang datang untuk meminta kekuatan doa dari pemimpinnya.
Dicontohkan Pdt Maulinus Siregar, Sentralisasi keuangan yang diterapkan oleh HKBP saat ini sudah sangat tepat.
Dengan Sentralisasi keuangan, Penata layanan HKBP dapat dikelola dengan efektif, efisien,terbuka, akuntable dan berkeadilan.
Akan tetapi harus diakui,lsejumlah kelemahan dalam penerapan Sentralisasi Keuangan. Semisal kurangnya kesadaran para pelayan akan tujuan Sentralisasi keuangan, berakibat belum berdampak pada pelayanan,
perampungan database, penempatan pelayan yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan lainnya.
Dan karena itu lanjut Pdt Maulinus menerangkan, harus ada solusi ter update agar manfaat Sentralisasi keuangan dirasakan oleh semua sel, jaringan serta organ yang ada di dalam tubuh HKBP yaitu pelayan dan warga jemaat.
Untuk itu perlu dilakukan pelatihan dan pemberdayaan pelayan,peningkatan kemampuan berkotbah, Pastoral, kreativitas pelayanan, penggunaan media digital dan sebagainya.
“Kita harus kembali ke Alkitab(Sola Scriptura) sebagai sumber kehidupan organisasi dan warga HKBP” tutur Pdt Maulinus Siregar minggu(1/12/2024)
Menurut Pdt. Maulinus, pembacaan dan pendalaman Alkitab harus dihidupkan kembali diseluruh Gereja dan keluarga jemaat HKBP. Untuk mendukung hal itu, maka HKBP akan menyediakan buku panduan untuk Penelahaan Alkitab(PA) keluarga.
Diakui oleh Pdt.Maulinus, ada banyak warga jemaat yang terdaftar di HKBP namun justru aktif di denominasi Gereja lain dan bahkan tidak aktif dimana mana denominasi. Oleh karena itu penting pengembangan kurikulum sekolah minggu yang relevan. Agar bisa menjawab kebutuhan jaman, dan tetap berpegang pada ajaran dan dokumen theologis HKBP.
Pandemi Covid 19 telah membuka mata dunia termasuk HKBP bahwa teknologi informasi telah sangat membantu pelayanan dalam pemberitaan Injil. Untuk itu, perlu pemanfaatan teknologi informasi yang sebaik baiknya bagi pelayanan kerohanian, termasuk media sosial HKBP juga tim IT yang baik. sehingga pelayanan keagamaan dapat dipetakan dimasa masa yang akan datang.
Pendidikan tinggi Theologi HKBP diterangkan Pdt Maulinus adalah sumber daya pelayanan kepada jemaat. Oleh sebab itu, kualitas kampus kampus HKBP perlu dibenahi agar berakreditasi unggul supaya barometer bagi sekolah sekolah theologi lain di Indonesia maupun Asia.
Diutarakan Pdt.Maulinus kepemimpinan, Ephorus HKBP Periode 2020–2024 sudah berjalan di rel yang tepat. Karena memakai Rencana Strategi(Renstra) sebagai fondasi kebijakan dan program kerja, demikian juga nantinya kepemimpinan Ephorus empat tahun kedepan juga harus sesuai Renstra HKBP 2024–2028
Salah satu kondisi yang juga menjadi perhatian dari Pdt. Maulinus Siregar ketika diamanatkan menjadi Ephorus adalah keadilan Gender dan kelompok rentan. Dimana perempuan juga harus diberi kesempatan yang luas untuk pengembangan diri melalui pelatihan, sekolah. Termasuk juga warga HKBP yang berada di kelompok rentan, harus menjadi perhatian untuk dikuatkan dan diberdayakan. Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat(RBM) milik HKBP akan terus dikembangkan termasuk melalui kerjasama dengan Pemerintah.
Seiring berjalannya waktu HKBP telah menempatkan diri sebagai motor Gerakan Oikumene diberbagai tingkat baik lokal, Nasional maupun Internasional. Pun demikian, selain Gerakan Oikumene harus dilanjutkan, konsep tersebut perlu dikembangkan melalui sikap Inklusif, dialogis dan terbuka.
HKBP harus menempatkan diri sebagai Inisiator Gerakan Oikumene demi kebaikan bersama. Maka diperlukan pengkaderan tokoh tokoh Ekumenis, baik pelayan Laki laki maupun Perempuan. Supaya mereka siap melayani didalam maupun diluar negeri.
Penerapan konsep pelayanan “Parhahamaranggion” menggunakan aturan yang berlaku dengan metode “Merit System” 2024–2028 sebagaimana dituntut era baru Sentralisasi Keuangan Kepemimpinan. Merupakan kebijakan manajemen pelayanan yang didasarkan pada kompetisi, kinerja dan kwalifikasi. Tanpa membedakan faktor faktor seperti ras, agama, jenis kelamin dan status perkawinan.Makanya Komisi Pengembangan Sumber Daya Pelayan(KPSDP) akan sangat strategis fungsinya pada periode 2024–2028
Hal terakhir yang diinginkan oleh Pdt. Maulinus Siregar ketika nantinya mengemban amanat sebagai Ephorus HKBP adalah “Transformasi HKBP” yang sudah dimulai diakhir periode 2020–2024 dan akan terus berlanjut diperiode 2024–2028 dan seterusnya.
HKBP harus terus berbenah, semakin profesional, efektif, efisien penuh sukacita dan membawa harapan positif bagi seluruh warga jemaat HKBP.
Kendati demikian tambah Pdt Maulinus,tentunya masih banyak hal yang dapat dikerjakan oleh HKBP bagi pengembangan pelayanan pekabaran Injil dimasa depan supaya seluruh kulit bumi terjangkau kabar gembira.
“Dan apabila Tuhan memperkenankan saya terpilih menjadi Ephorus HKBP, ada sejumlah hal yang akan saya lakukan. Diantaranya membuka telinga dengan selebar lebarnya untuk mendengar masukan,usulan bahkan kritik dari siapapun. Kemudian saya akan menggembalakan HKBP dalam semua aras pelayanan kita dengan prinsip “Bulus Mula Ulaon”. Oleh karena itu, mengandalkan Kasih karunia dari Allah dan Yesus Kristus dan Kuasa Roh kudus saya bermohon untuk didoakan serta didukung untuk menjadi Ephorus HKBP periode 2024–2028″ pungkas Pdt. Maulinus Siregar
(Maju Simanungkalit)