Warga Nelayan Desak Dinas Terkait Pindahkan KIP Timah Paragon

0
117

INDEPENDENNEWS.COM, LINGGA — Keberadaan Kapal Isap Produksi (KIP) Timah Paragon yang selama ini berlabuh pada alur sungai buluh Kecamatan Singkep Barat sempat menjadi polemik akibat mengganggu jalur lalu lintas kapal.

Masyarakat Nelayan Lingga terutama para nelayan berharap agar kapal Hisap timah itu dipindahkan dari alur sungai buluh yang selama ini menjadi jalur lalulintas kapal kapal nelayan. Keberadaan Kapal Isap Produksi ini di jalur lalu lintas kapal nelayan sangat mengganggu kelancaran lalulintas Kapal didaerah itu.

Menanggapi polemik ditengah masyarakat itu, pekan lalu aparat kepolisian Polres Lingga mencoba menyampaikan apa yang menjadi tuntutan masyarakat dengan meminta agar kapal hisap timah itu di pindahkan dari tempatnya berlabuh. Namun upaya tersebut hingga saat ini belum juga direalisasikan pemilik kapal untuk dipindahkan.

“ Pihak kepolisian menunggu untuk dilakukannya rapat bersama dengan Kepala Syahbandar,” ujar Kompol Rusdwiantoro kepada media, Kamis (4/7/19)

Menurutnya Informasi yang dihimpun dari beberapa sumber mengatakan, Kapal Isap Produksi (KIP) Timah Paragon ini sudah tidak difungsikan oleh pemiliknya. Bahkan sudah lama terdampar dialur jalur aktivitas lalulintas kapal nelayan.

Sementara itu, Syahrul selaku Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Dabo Singkep mengatakan pihaknya akan segera menemui pemilik kapal.

” Kita akan segera meminta pemiliknya agar kapal tersebut dapat di pindahkan ketempat yang lebih aman”, Kata Syahrul saat meninjau lokasi kapal Sandar

Dia juga membenarkan bahwa posisi kapal pada jalur lalulintas itu telah mengganggu aktivitas warga nelayan.
Untuk itu kapal harus di reposisi ketempat yang lebih aman.

“Akibat kapal parkir itu pasokan BBM untuk kebutuhan PLN melalui pelabuhan terganggu.” katanya (Juhari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.