TRC PPA dan FRB Bagikan Tas Sekolah Kepada Siswa Kurang mampu

0
177
Foto : Pengurus TRC PPA dan FRB, Guru dan para siswa-siswi SD 19 Muhammadiyah

IndependenNews.com, Banyuwangi | Dalam rangka memperingati hari Guru, Forum rogojampi bersatu (FRB) dan Tim reaksi cepat perlindungan perempuan dan anak (TRC PPA) yayasan mandiri yang didirikan untuk memperkuat sistem Perlindungan Anak di Indonesia, melaksanakan kegiatan sosial di Sekolah Dasar (SD) Muhamadiyah 19 Rogojampi Banyuwangi Jawa timur, pada Kamis 25 November 2021.

Pada Kesempatan itu Ketua FRB Irfan Hidayat mengatakan, Bakti sosial ini berupa pembagian Tas sekolah kepada siswa-siswi SD Muhammadiyah 19 Rogojampi. Kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata kepedulian FRB kepada dunia pendidikan.

Selain itu, Sambung Hidayat, FRB merupakan lembaga pendukung program pemerintah dibidang pendidikan wajib belajar 9 tahun. “kita selalu memperhatikan anak putus sekolah di wilayah banyuangi khususnya kecamatan Rogojampi, Kita selalu menindak lanjuti apabila ada sanak yang putus sekolah, hal ini dilakukan demi kepentingan masyarakat,” terang Irfan Hidayat.

Hal senada disampaikan TRC PPA Veri Kurniawan menjelaskan, kegiatan ini dinamakan “Peduli Pendidikan”. Setiap siswa siswa sudah mulai masuk sekolah. Bersamaan dengan hari guru kemarin, maka kita sangat berterimakasih banyak kepada guru, karena sudah membantu mendidik anak dilingkungan sekolah khususnya.

“Target kita adalah siswa siswi yang kurang mampu, diutamakan yang yatim piatu. Meski tidak banyak jumlah dan jenis yang kita salurkan, semoga bisa bermanfaat buat adik siswa-siswi dan bisa menambah semangat dalam belajar,”ujarnya

Dengan penyerahan bantuan ini, sambung Veri, diharapkan FRB bisa berkolaborasi dengan dinas terkait maupun pemerintah kabupaten dalam mencari solusi, hadir ditengah masyarakat untuk melakukan edukasi, bakti sosial dan kegiatan positif lainnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 19 rogojampi, Laili Rahmawati, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian FRB dan TRC PPA pada siswa didik tidak mampu yang ada di SD Muhammadiyah 19.

“Semoga sinerginya FRB dan TRC PPA dengan lembaga pendidikan selalu dapat berbuat yang terbaik bagi dunia pendidikan, dan yang terpenting lebih mengutamakan pendidikan Akhlakul Karimah pada siswa, sehingga kedepannya bisa memberi manfaat kepada anak bangsa. “Tutup Laili (iriek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here