Independennews.com, Anambas – Gubernur Kepri Ansar Ahmad secara resmi membuka kegiatan Musyawarrah Remcana pembangunan (Murenbang) RKPD Tahun 2022 Kabupaten Kepulauan Anambas.
Pembukaan Musrenbang ini tampil dengan konsep semi formal yang diselenggarakan di ruang rapat utama Prof. Dr. Muhamad Zen lantai III Kantor Bupati Pasir Peti, pada Minggu, (4/4/21) dengan tema “Penguatan Sistem Kesehatan, Pemulihan Ekonomi, Pembangunan SDM dan Birokrasi Yang Efektif, Serta Konektivitas Wilayah.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Bappeda Adies Syaputra menyampaikan, bahwa sebelumnya sudah dilaksanakan Pra Musrenbang, maka dari itu pada acara Pembukaan Musrenbang RKPD Tahun 2022 hanya acara sederhana dengan konsep semi formal.

Sebagai rangkaian acara musrenbang ini diawali dengan makan malam bersama, kata sambutan Bupati Kepulauan Anambas, Pengarahan dari Gubernur Kepulauan Riau, Pemutaran Video Harapan Pembangunan Anambas, Penyerahan Kenang-kenangan untuk Gubernur Kepulauan Riau yaitu sebuah buku yang ditulis langsung oleh para ASN Kepulauan Anambas dengan judul “Menggagas Anambas.”ujar Adies
Sementara itu Bupati Kepulauan Anambas menyampaikan bahwa musrenbang RKPD Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2022 dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Selain itu, kata Abdul Haris, laporan kegiatan kepada Gubernur Kepulauan Riau bahwasannya pada tanggal 30-3¹ Maret 2021 telah diselenggarakan Pra Musrenbang RKPD dan diskusi sidang kelompok.
“Kami sampaikan terimakasih kepada Gubernur Kepulauan Riau yang didampingi beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan seluruh pimpinan stakeholder yang telah berkesempatan hadir pada Pembukaan Musrenbang RKPD tahun 2022 di Kabupaten Kepulauan Anambas

“Semoga kehadiran bapak ibu membawa suatu berkah yang diharapkan oleh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, yang mana hal ini menjadi suatu harapan baru bagi kami untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas,” kata Haris.”
Sementara itu dalam kesempatan itu Gubernur Kepulauan Riau menyampaikan dua hal pertama konstruksi berfikir kita berkaitan dengan pelaksanaan musrenbang, dikaitkan dengan beberapa referensi indikator makro baik makro ekonomi maupun makro sosial di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dan kedua merespon apa yang disampaikan Bupati Kepulauan Anambas dan juga menyampaikan beberapa informasi berkaitan dengan kegiatan teman-teman dari Balai dan Para Satker yang hadir.
Program padat karya tunai seperti yang dilakukan oleh teman- teman Satker harus kita perbanyak nantinya di daerah Provinsi dan Kabupaten agar setiap hari masyarakat mendapatkan hasil kerjanya sehingga daya belinya meningkat.

Selain itu program-program sosial safety net, bantuan-bantuan langsung tunai yang masih memungkinkan diberikan kepada masyarakat itu akan mendorong daya beli masyarakat karena konsumsi masyarakat meningkat.
“Mari kita jadikan Musrenbang ini sebagai ajang untuk berdiskusi dengan sungguh-sungguh agar dapat menjawab banyak persoalan, terutama persoalan Covid – 19 yang harus tetap ditangani, kita jangan lengah dan tak lupa pemulihan ekonomi menjadi prioritas.” Tutupnya (RS)



