Sopir Online Individu Desak Pemprov Sumut Tutup PT TPI

0
25

Sumut, Medan, Independennews.com –Persatuan Transportasi Online Sumatera Utara, Kota Medan melakukan aksi turun kejalan untuk mendesak Pemprov Sumut menutup PT TPI, Senin (11/2/18) di depan Kantor Pemerintah Sumatera Utara, Kota Medan.

Aksi yang berlangsung dari Pukul 08.00 WIB pagi Hingga sore Pukul 17.00 WIB, membawa berbagai poster dengan tulisan meminta Gubernur Sumatera utara secara tegas menegakkan Hukum agar PT TPI segera ditutup.

Tulisan dalam poster yang dibawa massa yakni Gubernur adalah pemimpin kami, bela hak kami dan
Gubernur Harus adil , Hukum harus di tegakkan.

Selain itu, massa juga membagikan selebaran berisi beberapa tuntuntan, adapun tuntutan persatuan Transportasi online ialah :

Pertama, PT Grab telah melanggar UU No 4 tahun 1999 tentang monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dengan memberikan orderan prioritas kepada pihak ketiga PT TPI.

Kedua, PT TPI tidak memiliki izin beroperasi yang lengkap untuk melakukan kegiatan usaha transportasi dan hal ini telah dinyatakan kebenarannya oleh dinas perhubungan sumatera utara.

Ketiga, kontrak kepemilikan kenderaan yang tidak jelas membuat mitra yang tergabung di dalam PT TPI diharuskan melakukan tandatangan kontrak secara paksa dan hal ini dilakukan secara sistematis dan terstruktur oleh menejemen PT TPI.

Keempat, PT Grab telah berulangkali melanggar perjanjian atas kesepakatan untuk menghapuskan orderan prioritas yang ditanda tangani bersama PT Grab dan ketua Asosiasi, Aliansi, Organisasi dan Paguyuban.

Kelima, PT Grab telah berhianat kepada mitra individu yang sebelumnya telah berjuang dan bersusahpayah melawan penolakan hingga intimidasi dan tindakan anarhis yang dilakukan transportasi angkutan kota dan taksi konvensional dengan cara mendiskreditkan mitra individu, dan bekerjasama dengan PT TPI yang bertujuan berusaha melancarkan usaha kotornya

Tindakan tersebut dinilai telah menimbulkan konflik sesama anak bangsa indonesia antara mitra PT TPI dengan mitra individu. Bahkan telah menjatuhkan harkat dan martabat bangsa indonesia dengan melanggar hukum dan melaksanakan kegiatan usaha tanpa izin oprasi (IPAS). (Firman Ginting)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.