RI Jalin Kerjasama dengan Korea Bidang Peningkatan Alutsista

0
420

IndependenNews.com , Jakarta — Pertemuan Presiden Jokowi dengan Menteri pertahanan Korea, Rabu (31/1/18) di Istana Negara, Jakarta,  keinginannya indonesia bangun kerjasama dengan korea disegala bidang termasuk di bidang Alutsista.

Peningkatan kerja sama dalam bidang apapun termasuk untuk Kementerian Pertahanan, di dalam bidang pertahanan  alutsista (alat utama sistem pertahanan).

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu saat menjawab pertanyaan wartawan usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Menteri Pertahanan Republik Korea, Song Young Moo, dan delegasi, Rabu (31/1) seperti dikutip dari Website resmi setkab.go.id

Selain pengembangan pesawat tempur KFX/IFX dan kapal selam, kata Menhan juga kerja sama di bidang yang lain misalnya masalah kerja sama intelejen karena musuh kita sekarang adalah teroris.

“Hari ini (membahas) kerja sama. Kemudian kemarin beliau melihat kapal selam. Membahas kerja sama, menyampaikan salam dari Presiden (Korea). Kemudian Presiden kita menyampaikan tahun ini, entah kapan, bulan apa, belum ditentukan, juga akan ke Korea juga,” ucap Ryamizard

Soal masalah Korea Utara, Menhan mengakui tidak ada pembicaraan tentang hal itu meski Indonesia ada diplomatik dengan Korea Utara.

“Ya. Dilanjutkan (dan jika) ada masalah-masalah lain segera diselesaikan,” ujar Ryamizard saat ditanya mengenai pembelian pesawat tempur seraya menambahkan bahwa untuk saat ini sementara cukup dan soal kapal selam saat ini sedang proses pembuatan kapal kedua dan ketiga.

Jalin Kemitraan Strategis

Sementara itu, Menhan Republik Korea Song Young Moo menyampaikan bahwa berdasarkan pertemuan kedua pemimpin negara tahun lalu, bersepakat untuk meningkatkan hubungan kedua negara menjadi kemitraan strategis khusus.

“Berdasarkan kesepakatan tersebut kami akan melakukan kerja sama yang lebih erat di berbagai bidang termasuk pertahanan, diplomasi, dan juga industri pertahanan. Dan kami akan berjalan beriringan dengan Indonesia dan juga Indonesia merupakan negara yang sangat penting bagi Korea Selatan,” pungkas Menhan Song.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Sedangkan Delegasi Republik Korea terdiri dari Menhan Song Young Moo didampingi oleh Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Cho Taiyong, dan Kepala Staf Menteri Brigadir Jenderal Jeong Hae II serta penterjemah Min Seonhee.
(Setkab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here