Puskesmas Tapalang Barat Pasabu Ajak Siswa Cegah Penyakit dengan Sikat Gigi dan Cuci Tangan Pakai Sabun

Independennews.com | MAMUJU – Puskesmas Tapalang Barat Pasabu yang terletak di Desa Pasabu, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Menggelar kegiatan Sikat Gigi Massal dan Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun di dua Sekolah, yaitu SD Inpres Ahu dan SD Negeri Salubiru, pada Senin (28/4/2025).

Staf Puskesmas Tapalang Barat Pasabu, Apt. Mita Fitriany Mansur, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kebersihan di kalangan siswa, serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri sejak dini.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan kesehatan kepada siswa sekaligus edukasi pentingnya menjaga kesehatan diri,” kata Apt. Mita.

Lebih lanjut, Apt. Mita menjelaskan bahwa kegiatan sikat gigi massal bertujuan untuk mengajarkan siswa cara menyikat gigi yang benar, mulai dari posisi sikat hingga waktu yang tepat untuk menyikat. Kegiatan ini diharapkan bisa membiasakan anak-anak merawat gigi mereka dengan baik, sehingga dapat mencegah masalah kesehatan mulut di masa depan. “Kami juga mengajarkan siswa cara menyikat gigi yang benar, agar mereka terbiasa merawat gigi mereka,” ujarnya.

Selain itu, kampanye cuci tangan pakai sabun juga diadakan untuk mengajarkan siswa cara mencuci tangan yang benar, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Hal ini diharapkan dapat mengurangi risiko penularan penyakit yang seringkali berasal dari tangan yang tidak bersih.

“Tidak hanya sikat gigi, kami juga mengajarkan cara mencuci tangan dengan baik agar bisa mengurangi risiko penularan penyakit,” tambahnya.

Sebagai bagian dari kegiatan ini, Puskesmas Tapalang Barat Pasabu membagikan alat kebersihan seperti sikat gigi, sabun, dan hand sanitizer kepada para siswa. Selain itu, materi edukasi terkait kesehatan juga disosialisasikan melalui poster dan informasi lainnya kepada siswa, guru, dan orang tua.

“Harapan kami, apa yang telah diajarkan kepada siswa dapat diaplikasikan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Apt. Mita.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswa di sekolah-sekolah tersebut dapat lebih peduli terhadap kebersihan diri mereka, serta membiasakan diri untuk menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, mereka diharapkan dapat menyebarkan informasi yang mereka peroleh kepada keluarga dan teman-teman di rumah, sehingga menciptakan budaya hidup sehat yang lebih luas di masyarakat.

You might also like