PPD Soroti 117 Paket Proyek Dinas PUPR Taput, Kadis Bilang ini

IndependenNews.com, Taput | Sebanyak 117 paket proyek rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur Jalan pada dinas PUPR Tapanuli Utata (Taput) menggunakan anggaran Pinjaman PEN 2021 mencapai Rp 62.800.000.000 sudah selesai dikerjakan, namun kini mulai mendapat sorotan publik.

Bahkan sejumlah pihak berharap agar penegak hukum menjalankan fungsinya lantaran pengerjaan proyek tersebut dicurigai tidak sesuai dengan prosedur yang benar.

“117 pakejaan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi jalan ini tahun 2021, perlu kita soroti untuk menghindari opini negatif atas kuwalitas dan manfaat dari proyek tersebut,” kata MW Lumban Gaol SH selaku Pemerhati Pembangunan Daerah (PPD) Sumut pada acara diskusi dengan sejumlah wartawan Jumat (24/6/2022) di Tarutung.

Sorotan itu menurutnya masuk akal. Pasalnya, tak jarang proyek dengan anggaran besar dan waktu pengerjaan yang mepet, berdampak pada penyalahgunaan spesifikasi kegiatan.

“Pengerjaan harus sesuai rencana, semua prosedur yang ada di lelang harus diperhatikan, yakni pengerjaan sesuai waktu, spesifikasi, dan kualitas,” terangnya.

Pihaknya juga menilai, proyek program PEN 2021 itu rawan penyimpangan dan sarat dengan permainan yang dilakukan karena sistimnya merupakan pinjaman.

Dengan adanya sistem ‘pinjam’ kata dia, berarti utang dan harus dibayar kemudian. Sehingga pihak pengelola teknis proyek diduga dapat melakukan lobby-lobby dengan pihak rekanan.

“Selain itu, dengan adanya sistem seperti itu, pihak rekanan pastinya akan berusaha mengejar target tanpa memikirkan kualitas pekerjaan untuk meraup untung yang lebih banyak,”tandasnya MW.

Terpisah Kadis PUPR Taput Dalan Simajuntak Jumat(24/6/2022) ketika dikonfirmasi melalui telepon genggamnya mengatakan bahwa pihaknya tetap melakukan pengawasan dengan baik.

Dan bilamana ada kerusakan lanjut Dalan Simajuntak akan diperbaiki kembali oleh rekanan mengingat 117 paket tersebut masih tahap pemeliharaan.

“Dlm pelaksanaan pekerjaan tsb kami tetap mengawasi dgn baik sehingga pekejaan dpt terlaksana dgn baik. Saat ini msh tahap pemeliharaan bilamana ada kerusakan akan diperbaiki kembali oleh rekanan,”kata Dalan Simajuntak melalui pesan aplikasi whatsapp kepada awak Media ini.
(Maju simanungkalit)

You might also like