Independennews.com | MAMUJU – Kebakaran hebat melanda Sekolah Hidayatullah di Mamuju, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.30 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya enam ruangan, terdiri dari lima ruang kelas tingkat TK dan SD serta satu pos keamanan (security).
Ketua Yayasan Hidayatullah Mamuju, Gunawan, mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab awal kebakaran. Saat insiden terjadi, dirinya sedang berada di rumah setelah mengikuti kegiatan kerja bakti di kampus dua.
“Penyebab awal kebakaran saya belum tahu, karena saat itu saya sedang istirahat di rumah usai kerja bakti dari kampus dua,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Gunawan menjelaskan, sekitar 10 menit setelah tiba di rumah, ia mendapat informasi dari istrinya terkait kebakaran yang terjadi di area sekolah. Saat ia tiba di lokasi, kobaran api sudah dalam kondisi membesar dan sulit dikendalikan.
“Sekitar 10 menit saya di rumah, istri saya memberitahu ada kebakaran di depan. Saya langsung ke lokasi, ternyata api sudah besar,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi awal, titik api diduga berasal dari pos keamanan sebelum merambat ke bangunan lain di lingkungan sekolah.
“Kejadian sekitar pukul 11.30 WITA. Untuk penyebab pasti belum diketahui, namun dugaan sementara api berasal dari pos security,” jelasnya.
Akibat insiden tersebut, enam ruangan dilaporkan mengalami kerusakan parah. Selain bangunan, sejumlah dokumen penting juga diduga ikut terbakar, termasuk ijazah milik salah satu guru TK. Namun, hal tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak sekolah.
“Total ruangan yang terbakar ada enam, terdiri dari lima ruang TK dan SD serta satu pos security. Kerugian belum bisa kami taksir karena masih dalam proses pendataan,” terangnya.
“Saya juga mendapat informasi ada ijazah guru TK yang ikut terbakar, tapi itu masih kami pastikan kembali dengan pihak guru,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait, sementara proses pendataan kerugian terus dilakukan oleh pihak yayasan dan sekolah.