Pemkab Anambas Gelar Dialog Interaktif Antar Umat Beragama

0
499

Independennews.com, Anambas — Pemkab Anambas Gelar Dialog Interaktif Antar Umat KKA yang dihadiri pemuka agama antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (27/4/18) di Balai Seni Budaya melayu Jalan Takari Tanjung desa Tarempa Barat Kecamatan Siantan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anambas Abdul Haris diwakili staf ahli bidang kesra dan SDM bpk zairin SH mengatakan, bahwa dirinya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya dialog intreraktif antar umat beragama dengan mengangkat tema ” Dialog antar umat beragama kita upayakan peran tokoh agama dalam rangka mencegah isu isu keagamaan yang di politisasi terkait pemilihan umum 2019″.

” Saya menyambut baik kegiatan ini sebagai bukti partisifasi pemuka agama dalam perkembangan masyarakat, ” Ujar Zairin

Pertemuan semacam ini akan memberikan arah bagi kita semua, dalam membangun dan mengayomi masyarakat khususnya di KKA, dan umumya diwilaya provinsi kepri, menciptakan suasana aman bagi rakyat menuju rakyat indonesia adil dan makmur.

Menurutnya, agama pada dasarnya menawarkan jalan keselamatan bagi para pemeluknya. idealnya jika semua agama menawarkan konsep jalan keselamatan itu, mestinya tidak ada konplik antar umat beragama. tetapi diakui atau tidak, konflik itu seringkali terjadi, mala kandang kalah dalam intensitas yang mengkawatirkan, konflik antar umat beragama seringkali meletus bersamaan dengan tumbuh nya mentalis diantara pemeluk agama.

Lanjut Zairin, pada tingkat yang membahayakan para funda mentalis saling menyalakan pemeluk agama yang lainnya, ujungnya stabilitas negara dan bangsa seringkali terancam.

Dikatakan Zairin, bahwa pemilihan umum secara langsung menjadi konsensus politik nasional yang merupakan salah satu intrument penting penyelenggaraan pemerintahan sesela bergulirnya otonomi daerah indonesia.

Pemilihan langsung tersebut dapat membuka ruang partisipasi yang luas bagi masyarakat dalam proses demokrasi untuk menentukan kepemimpinan politik ditingkat lokal.

Pemilihan adalah memilih sosok pemimpin yang profesional, legidimate, demokratis yang mampu mengemban amanat sesuai sila sila pancasila didalam wadah NKRI.”

NKRI sudah final bagi perjuangan bangsa, NKRI berdasarkan pada kedaulatan rakyat dan keadilan sosial tanpa memandang latar belakang primodial dari warga negara. Dengan demikian status agama di negara kita sama tanpa pengecualian

Kegiatan menghadirkan nara sumber FKUB provinsi kepulauan Riau yakni Saiful rijal, Bambang maryono
Edy akhyary, Albert aritonang, Indra Syah Putra.

(Firmandani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here