Pemda Provinsi Kepri Akan Bantu Biaya Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

0
69

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Isdianto mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri akan membantu biaya operasi pemisahan bayi kembar siam, di RSBP Batam, Sekupang, Kota Batam.

Sebagian biaya operasi akan ditanggung BPJS Kesehatan, dan biaya operasi yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan akan dibantu oleh pemerintah.

“Insya Allah, untuk operasi pemerintah akan bantu sampai selesai,” kata Isdianto, usai menjenguk bayi kembar siam di RSBP Batam, Sabtu (18/1/2019).

Menurut Isdianto, dananya akan diambil dari alokasi kesehatan. Pemerintah mempercayakan proses operasi sepenuhnya kepada Tim Kembar Siam Kepri.

Gubernur mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. “Pemerintah pasti turut ambil bagian, enggak mungkin membiarkan begitu saja. Ini cobaan yang diberikan Allah. Kita harus yakin dan percaya Tuhan tidak akan memberikan cobaan apabila kita tidak mampu,” kata Isdianto.

Sementara itu, Ketua Tim Medis Penanganan Kembar Siam Kepri, Indrayanti menyatakan operasi pemisahan bayi yang lahir 7 Desember 2019 itu akan dilakukan di RSBP Batam.

Menurut Indrayanti, ini merupakan operasi kembar kedua yang dilakukan di Batam. Sebelumnya pada 2016, tim dokter berhasil memisahkan kembar siam dengan kondisi yang lebih rumit di RS Awal Bros Batam.

Manager Pelayanan Medik RSBP Batam, M Yanto mengatakan, rencananya bayi kembar itu akan dipisahkan pada Maret 2020, setelah kondisi fisiknya memungkinkan.

Menurut Yanto, sebelum dilakukan operasi pemisahan, tim dokter harus memastikan HB bayi minimal 10, berat badan 10 pound atau sekitar 5 hingga 6 kg dan usia 10 pekan.

“Saat ini kondisi keduanya normal, disusukan ibunya. Kami berupaya menjaga kondisinya sampai siap dioperasi,” kata Indrayanti. (Sumber : hms )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.