Peletakan Batu Alas HKBP Batuaji baru, Resort Sungai Langkai Sukses

0
2027

Batam-Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Jemaat Batu Aji Baru, Resort Sungai Langkai, Sagulung, Batam, Kepualuan Riau gelar acara peletakan batu Alas atau Mameakhon Batu Ojahan (MBO) pada hari Minggu (7/8/2016).

Warga jemaat HKBP Batu Aji Baru tampak bergembira menyambut kedatangan Ompu Ephorus HKBP Pendeta Willem T.P Simarmata bersama rombongan.

Meskipun Tanpa didampingi istrinya, pucuk pimpinan HKBP itu, tetap bersemangat dalam memimpin ibadah peletakan batu Alas tersebut.

Dalam ibadah Eporus berpesan,” seandanya para pendeta HKBP berlaku seperti apa yang dilakukan Abraham, pastilah HKBP aman saja.

“Dia menyebutkan bahwa Abraham sosok bapak orang percaya, yang mana Abraham mau menuruti perintah Tuhan. Meskipun dia tidak tau situasi yang akan dihadapinya di tempat yang baru, dimana Tuhan tunjukkan kepadanya.

“kepada seluruh jemaat HKBP Batu Aji Baru untuk selalu sabar menjalani hidup, taat kepada Tuhan dan berpegang teguh kepada iman Kepada Tuhan Yesus Kristus,”harapnya

Acara peletakan batu Alas atau Mameakkon Batu Ojaha (MBO) salah satu ibadah yang sangat sakral dalam gereja HKBP, yang mana seluruh jemaat mengucapkan dan berjanji dengan Tuhan. bahwa seluruh jemaah akan menjaga kekudusan rumah ibadah tersebut, berjanji akan menjaga Gereja itu dari setiap orang yang melakukan hal hal yang kurang baik, berjanji bahwa rumah ibadah itu sebagai tempat untuk mengajarkan firman Allah kepada generasi muda dan anak anak , berjanji tidak akan melakukan keonaran dalam gereja.

Beberapa sumpah dan janji itu, merupakan pengakuan dan janji iman seluruh jemaat kepada satu keyakinan yakni Yesus Kristus adalah alas Gereja dan Alkitab sumber dari pengajaran Gereja.

Secara historis bahwa peletakan batu Alas, telah lebih dahulu dilakukan Yakub ketika dia melihat Malaikat Tuhan naik turun dalam mimpinya, Ia yakin bahwa tempat itu adalah tempat Kudus bagi Tuhan maka Takub meletakkan batu dan menguduskan tempat tersebut.

Pendeta Resort HKBP Sungai Langkai, Pdt.Kamiden Sitanggang, D Min, dalam laporannya menjabarkan jemaat HKBP Batuaji Baru hingga saat ini mencapai 2400 jiwa.

“Gereja HKBP Batu Aji Baru , direncakan oleh sejumlah jemaat HKBP Batuaji Lama, Kemudian rencana tersebut diwujudkan pada tanggal 21 Mei 1994 sebagai Pos Pelayanan Kebaktian, dibawa naungan jemaat Induk HKBP Batuaji lama.

kemudian setelah di resmikan jemaat Huria nagok, para penetua gereja memilih untuk menginduk ke HKBP Lubuk Baja, Resort Batam.

Seiring perjalanan waktu pimpinan HKBP di Batam terus melakukan upaya peningkatan penata layanan dengan hadirnya, Pendeta Midian KH Sirait,STh.

“Gereja HKBP Batu Aji Baru dalam persiapannya dipersiapkan oleh Pendeta Markus Hutagalung dari tahun 1994 hingga 1996 dan calon Guru Juniaman Butar butar dari tahun 1995 hingga 1996. Hal itu dilanjutkan guru M Barutu untuk mempersiapkan Gereja Pagaran tahun 1996.

Pada tahun 2002, gereja HKBP Batu Aji Baru meningkat status menjadi Gereja Resmi atau disebut Huria na gok. Peresmian Huria na gok dibarengi dengan  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja sebagaimana gedung gereja yang ditempati saat ini. Dengan menempati lahan seluas 2000 M2

Peresmiannya dipimpin oleh Praeses Distrik XVI Sumbagsel Pdt. Welman P. Tampubolon, STh didampingi oleh Pejabat Praeses Persiapan Distrik Kepulauan Riau Pdt. M.M. Simanjuntak. Setelah Pesta Peresmian dan peletakan Batu pertama di atas tanah seluas 2000 m2 dilanjutkan dengan Pembangunan Fondasi yang dimulai pada bulan Juli 2002.

Tanggal 15 Sepetember 2013, gereja HKBP Batu Aji Baru diresmikan oleh Praeses HKBP Distrik XX, Kepri, Pendeta David F Sibuea MTh menjadi Resort Sungai Langkai ketika itu gereja dipimpin oleh Pdt. Edward M. Siahaan.

Lahirnya gereja HKBP Batu Aji Baru dari Jemaat menjadi  Resort  atas kerja keras Pendeta Edward M Siahaan yang bekerja sama dengan Majelis gereja diantaranya St R Hutagalung, St P Hutagaol, St B Sibagariang St L Tambunan, St.B Nainggolan, St J Nababan, St T. Simatupang, St G.Sibagariang, St. N Sitohang.

“Meskipun berbagai tantangan dihadapi Pos Pelayanan di Dapur 12, pos pelayanan HKBP Galatia di daerah Griya batu Aji Asri, Permata Rabayu telah menjadi Huria Nagok yang diresmikan preses distrik XII Kepri, Pdt. David F Sibuea, DMin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here