Batam Marak Pekerja Seks Komersial Asing, Berpotensi Perkembangan Penyebaran Virus HIV-AIDS

0
1524
Poto : Salah datu PUB & KTV di Nagoya

Instansi terkesan menerima UPT dari para Mafia Perdagangan Manusia Asing ini

Batam-Perdagangan Pekerja Seks Komersial (PSK) asing di batam semakin marak. Tempat hiburan malam (THM) seperti Pub & KTV acapkali dijadikan sebagai tempat transaksi perdagangan Pekerja Sek Komersial (PSK) asing. Bisnis yang melanggar HAM itu terus merebak di Kota Batam.

“Hal ini terjadi tidak lain karena lemahnya pengawasan dari aparat penegak hukum sehingga Bisnis haram berlebel Manusia Asing di Kota Batam semakin marak, Menurut infomrasi yang dihimpun media Group AMSI bisnis wanita asing ini lebih laris dari wanita lokal.

“Longgarnya pengawasan dari petugas imigrasi tentunya membuat para PSK asing berduyung duyung masuk batam. Maraknya perdagangan pekerja seks komesial asing ini sudah tidak rasia umum lagi, bahkan perdagangan manusia berlebel aisng ini semakin terang benerang.

Informasi yang dihimpun tim investigasi media aliansi Media Siber Indonesia disalah satu PUB yakni Grand Dragon Pub di Nagoya, Batam, Kepri beberapa waktu lalu.

Sangat jelas aromanya, Mucikari PUB, Grand Dragon PUB begitu para tamu masuk dalam PUB ini langsung ditawarin.”Mau pilih yang mana pak kita ada sediain Blasteran (Wanita Asing-red).

“Tawaran demikian datang dari sejumlah petugas Grand Dragon PUB ini, kepada sejumlah awak media group AMSI yang saat ini sedang melakukan investigasi di Grand Dragon PUB, Indikasi perdagangan PSK asing tersebut sangat jelas pada tempat hiburan malam Grand Dragon Pub, Para PSK asing ini dipandu mucikari dan diawasi koordinator.

Manager Grand Dragon PUB kepada Media Gruop Amsi mengatakan para PSK asing ini dipandu sejumlah koordinator. Mereka (PSK Asing Red) berada di Grand Dragon PUB hanya pada saat jam Kerja.

“Para PSK itu, tinggal ditempat lain, mereka tidak tinggal disini dan setiap hari ada yang antar jemput.”UJar coordinator PSK berinisial Pnd , Am , And kepada awak media ini belum lama ini di Grand Dragon PUB, Nagoya.

St Maneger Grand Dragon PUB mengungkapkan pemberitaan di sejumlah media membuat keberadaan PSK asing ini sedikit terganggu, pemberitaan tersebut menjadi alasan untuk melarang para PSK asing masuk ke Grand Dragon Pub .

“saya sudah melarang PSK asing itu datang kesini , karena belum apa-apa sudah ribut , saya sendiri tidak mau jika tamu-tamu yang datang ke Grand Dragon merasa terganggu “ ujar St.

Pedangangan Pekerjasa seks Komersial dalam penelusuran yang dilakukan tim media ini, selain di Grand Dragon PUB, perdangangan PSK asing ini sudah menjamur di bilangan Nagoya Batam, informasi terbaru yang dihimpun bahwa tempat hiburan yang sering menjajakan PSK asing diantaranya HOtel S, Morena Pub , FMS Hotel , I Hotel , Square , M2 , M1 serta sejumlah tempat lainnya. Sementara itu para PSK asing ini masuk ke Indonesia khususnya Batam, Kepri diduga hanya menggunakan paspor wisata bukan sebagai tenaga kerja asing.

Hebatnya lagi , And Morena kepada group media ini mengirimkan sebuah sms yang mengatakan bahwa berita seputar Pekerja Sek Komersial (PSK) asing adalah berita basi, bahkan oknum koordinator PSK asing ini juga mengirimkan pesan singkat yang menyatakan dia solah-seolah berprofesi sebagai wartawan yang telah disertfikasi pernah ikut UKW. ” Kita sudah mengikuti uji kelayakan, biar tak salah tulis,” demikian pesan singkat yang ia kirimkan kepada awak media group AMSI.

Namun disaat peryataannya dalam SMS nya di Petergas terkait peryataannya yang telah mengukiti UKW dan berprofesi sebagaia wartawan , Dia justru mengirim sms kembali, bukan saya, tetapi Beng-beng.” saya Beng-beng, bukan Andi, buat Beng ” tulisnya.

Untuk memuluskan perdangan manusia (PSK asing-red) di Morena Pub dengan menggandeng oknum aparat dan sejumlah oknum wartawan. Keberadaan psk asing di Batam mesti mendapat perhatian serius dari instasi terkait mengingat para pekerja seks asing tersebut masuk Batam tanpa melalui tes kesehatan.

Apabila hal ini terus dibiarkan, maka sangat berpotensi terhadap penyebaran VIRUS HIV atau  Human Immunodeficiency Virus. Dan AIDS stadium akhir dari infeksi virus HIV . Penyebaran VIRUS HIV -AIDS terus berkembang.

“saat ini saja jumlah pengidap VIRUS mematikan ini di Kota Batam telah mencapai 7000 Jiwa. data yang diterima dari dinas Kesehatan Batam. Oleh sebab itu instansi terkait harus lebih hati hati dalam memasukkan para pendatang asing masuk Batam.”(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here