Paska Operasi Hari Keempat kondisi Kesehatan Rahma rahmi makin membaik

0
911

Batam-Kondisi kesehatan rahmi dan Rahma paska operasi hingga hari ke empat ini menunjukkan tanda tanda menggembirakan. Bekas luka operasi, sudah mulai kering dan mulai menyatu. Keberhasilan operasi pemisahan itu tak terlepas dari ridho Tuhan sang pencipta semesta alam.

Demikian disampaikan Tim Medis RSAB dalam presscon, Kamis (18/8/16) di Rumah Sakit Awal Bross.

Poto : dokter Bambang Pujo saat memberikan keterangan kepada insan pers.
Poto : dokter Bambang Pujo, dokter Vitor J Nababan  saat memberikan keterangan kepada insan pers.

“Kondisi kesehatan kedua bayi mengalami peningkatan. Rahma maupun Rahmi sudah bisa minum langsung dari dodot, anak sudah bisa menangis, interaksi juga sudah baik.” Tutur Dr Indrayati

Menurutnya, jika bukan karena perban penutup luka bekas operasi, Rahmi sudah sama seperti bayi lainnya yang sehat.

“Hanya saja Rahmi masih ada perban pembalut luka,”kata Indrayati

2016818084859Sementara bayi kedua Rahma masih dalam perawatan ketat tim dokter. Dan yang pasti mari kita sama sama berdoa untuk kesembuhan rahma. Kita hanya sebatas berusaha namun semuanya terpulang kepada sang pencipta.

“Semoga Tuhan memberi yang terbaik buat kita semua, secara khusus bagi kedua anak itu. Menurutnya bayi Rahmi sudah bisa pulang kerumah, Namun perlu pertimbangan kisologis orang tua bayi atau kesiapan orang tuanya untuk merawat sang bayi. “katanya

Sementara itu, Dokter Viktor Jerson Nababan, Sp, BTKV didampingi dokter Bambang Pujo, Sp An, KakV, KIC. Mengatakan kondisi kesehatan paska operasi pertama atau disebut operasi ( PA Bonding) ini hingga hari ke empat menunjukkan peningkatan yang cukup baik.

“Kesehatan bayi jauh lebih baik dari hari sebelumnya, terkait kepulangan Rahmi ke Rumah, Dr Viktor J Nababan mengatakan Rahmi harus benar benar pulih kesehatannya, termasuk bekas luka operasi, pihaknya masih ragu melepaskan Rahmi untuk dirawat di Rumah, sebab bekas luka operasi harus di perhatikan dengan baik.

“Jangan jangan nanti kalau dirawat Rumah tidak bisa terawat secara baik, apalagi bekas luka operasi jangan jangan menimbulkan infeksi, oleh sebab itu kita masih mempertimbangkan kepulangannya kerumah.”kata Viktor

Sedangkan operasi kedua Bend Bidirectional Cavo Pulmonary Shuny (BCPS) kata dia banyak pertimbangan termasuk kondisi fisik sang bayi harus benar benar fit, timbangan berat badan harus ideal.

“Operasi lanjutan Rahma direncanakan akan dilakukan di Rumah Sakit doktor Sutomo Surabaya, mengingat alat pendukung belum ada di RSAB, namun kata dia tidak tertutup kemungkinan bisa dilakukan operasi susulan di RSAB jika alatnya dilengkapi,”ujar Victor dokter spesialis bedah torak kardiac dan vaskuler yang mengaku bertugas di Kepri.

Dia menambahkan operasi ketiga (Fonton Operasional) bisa dilakukan setelah bayi berumur 3-4 tahun atau berat badan bayi sudah mencapai 15 kg.

” Fonton operation bisa dilakukan apabila anak sudah berusia 3-4 tahun dengan berat badan 15 kilogram.”ujar Viktor.(redaksi)

Poto : Rahmi rahma sudah dapat berinteraksi dengan baik (dok)
Poto : Rahmi rahma sudah dapat berinteraksi dengan baik (dok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here