Miris.! Siswa Aniaya Guru Hingga Tewas

0
1059
Poto: Ahmad Budi Cahyono saat dirawat di rumah sakit RSUD DR. soetomo-surabaya, Kamis (1/2/18)

SAMPANG, Independennews.com — Tragis nasib Ahmad Budi Cahyono, Guru honorer mengajar mata pelajaran Seni Rupa di SMAN 1 Torjun (Smator), di Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tewas ditangan siswanya sendiri, Kamis (01/02/2018).

Informasi yang dihimpun Independennews.com melalui anggota Intelkam Polres Sampang, membenarkan kejadian penganiayaan terhadap guru yang dilakukan oleh siswa Smator.

Kepala sekolah Smator menuturkan bahwa pada hari Kamis, 1 Februari 2018 pukul 13.00 WIB pada saat sesi jam terakhir, Guru Budi sedang mengajar Mata Pelajaran Seni Rupa di kelas IX materi seni lukis.

“Pada saat jam pelajaran, siswa Moh. Holili tidak mendengarkan pelajaran dan justru mengganggu teman-temannya dengan mencoret-coret lukisan mereka”. Terangnya menirukan keterangan kepsek SMA 1 Torjun

Saat itu, Guru Budi menegur siswa Moh. Holili, namun tidak dihiraukan malah si Holili semakin menjadi-jadi mengganggu teman-temannya. Akirnya Guru Budi menindak siswa tersebut dengan mencoret pipi Holili dengan cat lukis”.

“Moh. Holili tidak terima dan memukul Guru Budi, kemudian dilerai oleh siswa dan para guru. Guru Budi kemudian dibawa ke ruang guru guna menjelaskan duduk perkaranya kepada Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Torjun (Smator)”.

Memang saat itu, Kepsek tidak melihat adanya luka di tubuh dan wajah Guru Budi dan mempersilahkan agar Guru Budi pulang duluan. Kemudian Kepsek mendapat kabar dari pihak keluarga Guru Budi, bahwa sesampainya di rumah, Guru Budi istirahat tidur karena mengeluh sakit pada lehernya. Selang beberapa saat kemudian Guru Budi kesakitan dan tidak sadarkan diri (koma) dan langsung dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo-Surabaya.

Berselang beberapa waktu, kemudian anggota Intelkam melakukan koordinasi dengan Kepala Disdik Sampang, Jufri Riady, dan mendapatkan data sebagai berikut;

“Berdasarkan keterangan dari para guru yang berada di RSUD Dr. Soetomo Surabaya mengatakan bahwa kondisi kesehatan Budi memburuk (kritis-red) dokter mendiagnosa bahwa Budi mengalami Mati Batang Otak dan semua organ dalam sudah tidak berfungsi,” ujarnya sesuai keterangan yang disampaikan Jufri

bahkan Mobil ambulans dari RS. Sampang pun ditunda untuk tidak meninggalkan RS. Dr. Soetomo agar tidak kembali ke Sampang, mengingat kondisi pak guru sangat kritis dan diperkirakan tidak akan mampu bertahan lama. Kemudian pada Pukul 21.40 WIB, Kadisdik menghubungi Anggota Intelkam bahwa Guru Budi sudah meninggal dunia di RSUD Dr. Soetomo.

“Berdasarkan keterangan dari Kepsek Smator Amat, bahwa catatan siswa Moh. Holili, siswa Kelas XI SMAN 1 Torjun, alamat Dusun Brekas, Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, putra dari Kepala Pasar Omben Bapak Yahya, tergolong buruk, bandel dan bermasalah dengan semua guru di Smator, bahkan banyak catatan merah di Bagian Konseling (BK),” jelasnya

Dengan melakukan langkah cepat tim turun ke pihak keluarga siswa, kemudian mengamankan siswa yang terduga sebagai pelaku penganiayaan Moh. Holili, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat guru Budi yang sudah meninggal dunia sehingga dikawatirkan pihak keluarga tidak menerima dan melakukan aksi balasan. Sebagai antisipasi siswa pelaku penganiayaan dimankan.

Siswa terduga pelaku penganiayaan merupakan siswa Kelas XI dan dimungkinkan masih tergolong dibawah umur sehingga perlu langkah dan penanganan secara khusus sesuai, UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.”Katanya (Ina/Atn/yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here