Mengatasi Masalah Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilu: Program DP3

0
582
Foto: Soft Launching Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (Sumber: Kumparan.com)

Penulis : Hanum Fauziah Nastain, Ivanny Alifa Faiza Aninda, Laura Cicilia Sihombing, dan Ronaldi, Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia

Tahukah kalian apa hal penting yang menjadi kunci dari suksesnya pemilihan umum?

Ya, partisipasi.
IndependenNews.com | Partisipasi masyarakat dapat kita katakan sebagai hal penting yang harus ada dalam pemilihan umum. Kita mengetahui bahwa partisipasi dalam negara demokrasi ini merupakan hal yang krusial, khususnya dalam kegiatan pemilu. Mengapa demikian? Hal ini karena partisipasi masyarakat memiliki andil dalam proses pemilihan. Tanpa adanya partisipasi masyarakat, pemenang dalam kegiatan pemilu tidak dapat ditentukan.


Namun, apakah kalian tahu bahwa partisipasi masyarakat Indonesia dalam pemilu masih rendah? Bagaimana tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu 2024 nanti?
Benar adanya bahwa tingkat partisipasi masyarakat Indonesia masih rendah. Rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilu ini disebabkan karena masyarakat belum memiliki kesiapan maksimal dalam menghadapi pemilu. Disisi lain, masih banyak masyarakat yang belum melek politik dan pemilu.
Mengenai permasalahan tersebut, kita tidak perlu khawatir akan partisipasi masyarakat dalam pemilu 2024 karena Komisi Pemilihan Umum telah memformulasikan suatu program dalam rangka persiapan pemilu 2024 yang dapat kita kenal sebagai program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3). Program DP3 dilakukan dengan memberikan pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat mengenai pemilu dan politik.
KPU berharap dengan adanya program DP3 dapat meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilu tahun 2024. Namun, satu hal yang perlu kita ingat bahwa KPU tidak dapat menjalankan program ini sendirian. Program DP3 membutuhkan bantuan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat harus turut berkecimpung dalam program ini.


Bagaimana sih proses pengimplementasian Program DP3?

Dalam pelaksanaannya, program DP3 melewati beberapa tahapan, yaitu tahap pertama yang dilakukan pada tahun 2021 untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pemilu, pemilihan, dan demokrasi. Tahap kedua dilakukan pada tahun 2022 dengan menumbuhkan rasa peduli dan kesadaran berpolitik masyarakat sehingga akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu. Selanjutnya, tahap ketiga yang akan dilakukan pada tahun 2023 yaitu untuk membangun kesukarelaan dalam proses pemilihan yang akan dilaksanakan nanti. Terakhir, tahap keempat yang akan dilakukan pada tahun 2024 untuk menumbuhkan iklim demokrasi prosedural dan demokrasi substansial.


Lalu, apa saja sih faktor yang memengaruhi implementasi Program DP3?
Berjalannya suatu program tentu tidak selalu lancar. Proses implementasi program pemerintah selalu dihadapi oleh rintangan dan hambatan yang tidak dapat dihindari. Hambatan seperti ini juga terjadi dalam pelaksanaan program DP3. Faktor penghambat dalam penyelenggaraan program DP3, yaitu perilaku politik masyarakat desa. Tidak hanya memiliki faktor penghambat, Program DP3 juga memiliki faktor pendukung seperti terdapat kesadaran masyarakat akan pemilu.
Indonesia sebagai negara demokrasi tentu harus memiliki penuansaan yang demokratis dalam setiap program yang berjalan. Oleh karena itu, penting halnya kita menciptakan suasana demokrasi yang baik dan menghindari perpecahan masyarakat. Terciptanya demokrasi di tingkat desa dapat menjadi cikal bakal terciptanya pemberdayaan politik yang mudah dipahami oleh masyarakat sehingga akan muncul pemimpin yang profesional, berdedikasi, dan jujur.


Program DP3 diharapkan tidak hanya menciptakan suasana demokrasi masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat membentuk kesadaran politik masyarakat sebagai pemilih yang berdaulat dan dapat menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruhi oleh berita terkait kepemiluan dan masyarakat akan terhindar dari politik uang.
Disisi lain, kita juga berharap dengan program DP3 dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu 2024. Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat juga harus berpartisipasi aktif, baik dalam program DP3 maupun saat pemilu 2024 nanti.

Referensi
Chaterine, R. N. (2021, August 20). Luncurkan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan 2021, Ini Harapan KPU Halaman all. Kompas.com. Retrieved December 4, 2021, from https://nasional.kompas.com/read/2021/08/20/17074841/luncurkan-program-desa-peduli-pemilu-dan-pemilihan-2021-ini-harapan-kpu?page=all
KPU Kabupaten Bandung. (2021, Oktober 22). Launching Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan. Retrieved from https://kab-bandung.kpu.go.id/berita/baca/7890/launching-program-desa-peduli-pemilu-dan-pemilihan
Republik Indonesia, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 290/PP.06-Kpt/06/KPU/IV/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Desa Peduli Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Watra, B. L. (2021, August 20). KPU formulasikan program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan. ANTARA News. Retrieved December 4, 2021, from https://www.antaranews.com/berita/2340170/kpu-formulasikan-program-desa-peduli-pemilu-dan-pemilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here