Masyarakat Keluhkan Jalan Rusak Lintas Sumatera Bungo Bangko, Pemerintah diminta Segera Perbaiki

0
573

IndependenNews.com, Bungo — Masyarakat dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan lintas sumatera antara Bungo menuju Bangko, tepatnya di depan perusahan Batu bara di Desa/ Dusun Sungai Mengkuang, Kampung Sijau kecamatan Rimbo Tengah. Pasalnya rambu jalan di daerah itu minim, bahkan kondisi jalan berlubang atau rusak parah .

Kerusakan jalan dan minimnya rambu lalulintas Menambah kekesalan warga dan pengguna jalan rusak, karena kondisi jalan tersebut seringkali menimbulkan kecelakaan lalulintas.

Diketahui, kerusakan jalan tersebut akibat frekwensi tinggi keluar masuknya kenderaan alat berat pengangkut batu bara. Ironisnya, meskipun kerusakan jalan telah banyak memakan korban jiwa baik warga maupun pengguna jalan, pemerintah atau dinas terkait terkesan menutup mata.

Kondisi jalan rusak ditambah dengan lalu lalang (keluar masuknnya) alat berat pengangkut batu bara itu semakin kompleksnya penderitaan warga maupun pengguna jalan.

Sabri salah seorang pengguna jalan yang baru saja luput dari maut kepada independennews menuturkan bahwa dirinya hampir masuk ke kolong alat berat pengangkut batu bara.

” untung nasib masih dikandung badan, saya masih bisa selamat dari maut, kejadian mengerikan itu terjadi ketika saya melaju dari arah bungo tiba tiba didepan jalan rusak dan alat berat pengangkut batu bara sedang mau keluar dari perusahaan, saya pun banting stir keluar bahu jalan untuk menghindari alat berat pengangkut batu bara,” tuturnya kepada independennews.com.

Dalam kejadian itu, saya hanya mengalami luka luka ringan, beruntung saya tidak masuk ke kolong alat berat. ” katanya

Hal Senada juga disampaikan warga sekitar, eko (38) mengaku sangat kesal dengan kondisi jalan, menurutnya penyebab rusaknya jalan akibat frekwensi tinggi lalulalang alat berat pengangkut batu bara.

“keberadaan alat berat perusahaan Batu bara ini membuat kondisi jalan rusak parah, sekarang kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan, kami selaku warga sangat menyesalkan kondisi jalan saat ini.”katanya

Eko menambahkan, apabila hari hujan, badan jalan kotor dipenuhi lumpur yang mengakibatkan licinnya badan jalan.

“Semenjak dengan adanya jalur keluar masuk batu bara tersebut, badan jalan menjadi rusak dan berlobang, apalagi hari hujan, badan jalan penuh lumpur yang terbawa air dari bagian jalan perusahaan ke jalan lintas sehingga jalan lintas menjadi licin, ” tutur eko dengan nada kesal.

Dia berharap kepada perusahaan, agar jalan perusahaan dan jalan lintas harus selalu dijaga agar enak untuk dilewati dan tidak membahayakan pengguna jalan.

“Kami bersama warga lainya berharap ada perhatian lah dari perusahaan dari kerusakan jalan itu, perusahaan nyaman, warga dan pengguna jalanpun aman ketika melewati, ” harap Eko dan warga sambil melihat kearah jalan yang rusak. (dar/ade)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.