Massa LPI dan FPI Desak Pemkab Pamekasan Tutup THM

0
672

PAMEKASAN,Independennews.com – Ribuan masa dari LPI dan FPI datangi pendopo Ronggosukowati, Kabupaten Pamekasan, Senin (22/1/2018), Madura, Jawa Timur.

Kedatangan massa LPI dan FPI ke Pendopo Ronggosukowati meminta Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk menutup secara permanen tempat hiburan dan tempat prostitusi atau pelacuran.

Selain itu, massa juga meminta pemkab untuk tutup rumah kost yang tidak sesuai dengan peraturan Bupati Pamekasan No 76 Tahun 2016 tentang penyelenggara usaha pemondokan.

Tidak hanya itu, Massa pun meminta untuk mencabut Perda No 3 Tahun 2015 tentang hiburan dan tempat rekreasi karena dianggap perda tersebut hanya menyuburkan praktek maksiat di Kabupaten pamekasan.

“Alhamdulillah tuntutan kami, sesuai dengan MoU sudah di buat dan sudah di umumkan oleh pihak kepolisian Polres Pamekasan dan pemkab. tempat karaoke yang tidak berizin ataupun melanggar dari kesepakatan syarat-syarat perizinan ataupun perbub yang dilanggar maka tempat itu secara resmi di nyatakan ditutup,” jelasnya KH. Abd Aziz, Panglima Daerah Madura.

Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo, SH berjanji apabila ada tempat hiburan yang tidak berizin segera laporkan.

“Apabila ada tempat hiburan yang tidak berizin dan di gunakan untuk tempat maksiat, maka segera laporkan akan kami tutup paksa,” tandasnya saat menemui masa.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri apabila menemukan yang terindikasi pidana.

“Apabila ada informasi berkaitan dengan temuan terindikasi pidana ataupun tindak pidana lainya, silahkan lapor kepada kami, kepolisian Polres Pamekasan untuk dilakukan penindakan,”lanjutnya.

(Anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here