Ketua Kadin Sopian Sauri Sampaikan Terimakasih atas Respon Pemda Sarolangun

0
469

INDEPENDENNEWS.COM, SAROLANGUN – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Sarolangun terus berupaya melakukan pengurangan tingkat pengangguran yang ada di Kabupaten Sarolangun, serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

Hal itu dikatakan Ketua KADIN Kabupaten Sarolangun, Sopian Sauri, Rabu (04/09/2019), usai Coffe Morning bersama Bupati Sarolangun, di Rumah Dinas Bupati Sarolangun.

“Target kita, kedepan untuk memajukan pengusaha lokal. Selain itu kita akan mengembangkan ekonomi dan mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Sarolangun,” katanya.

Hal itu dilakukan melalui wadah organisasi KADIN ini, yang merupakan tempat perkumpulan para pengusaha baik pengusaha mikro, menengah hingga makro. Katanya, sesuai dengan aturan perundang-undangan setiap pengusaha harus bergabung dalam wadah Kadin tersebut.

Namun, saat ini kadin belum diketahui secara luas oleh masyarakat serta pengusaha khususnya perusahaan mengenai peran serta terbentuknya pengurus kadin ini.

“Perusahaan yang ada di Kabupaten Sarolangun masih belum menjadi anggota kadin, orang banyak tahu kadin tapi tidak tahu kadin itu perannya apa. Ini akan kita sosialisasikan. Kadin ini perpanjangan tangan Pengusaha besar atau kecil, maka kita akan ajak pengusaha apapun bentuknya untuk gabung sesuai dengan undang-undang,” katanya.

Kedepan, pihaknya juga akan membuat terobosan dengan meminta dukungan pemerintah daerah, agar para pengusaha lokal di Kabupaten Sarolangun dapat menjadi pemain lokal dalam memanfaatkan peluang usaha di Kabupaten Sarolangun.

“Kadin diminta berperan dalam perizinan usaha, harus ada rekom dari Kadin Sarolangun terlebih dahulu. Kemudian perusahaan banyak tapi yang mengelola orang luar, kita pengusaha lokal jadi penonton maka kita minta pemerintah untuk membuka peluang itu dan memiliki kesempatan masuk,” katanya.

“Pak bupati alhamdulillah respon baik, kedepannya pak bupati mendukung penuh apapun bentuk peluang usaha. Kalau sekarang mulai dari mikro sampai ke menengah, seperti pangkas rambut, konstruksi, developer, notaris, ada 12 bidang yang akan kita masukkan,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan, kedepan diharapkan para generasi muda yang tergabung dalam Kadin Kabupaten Sarolangun ini, bisa memanfaatkan peluang untuk melaksanakan usaha di Kabupaten Sarolangun. Namun dengan catatan, kata Bupati seluruh pengusaha lokal ini harus meningkatkan profesional, kualitas pekerjaan dan kejujuran.

“Ya ini, wadah resmi yang didalam undang-undang, seluruh pengusaha itu tergabung dalam kadin baik itu pengusaha biasa, barang dan jasa, semuanya. Saya pikir kadin ini partner pemerintah terutama dalam meningkatkan ekonomi di suatu daerah,” katanya.

“Saya mengajak adik-adik kadin untuk mengisi peluang, kita tahu banyak investasi yang masuk datang ke Sarolangun, harusnya kita pengusaha-pengusaha daerah ini menjadi tuan rumah, tapi dengan catatan harus memiliki profesional, memiliki SDM yang pas sesuai kebutuhan lokal,” kata dia menambahkan.

Tak hanya itu, kedepan pemerintah daerah juga akan melakukan pelatihan bagi para pengusaha lokal yang tergabung dalam kepengurusan KADIN ini, sebab ini untuk membuka akses bagi para pengusaha lokal untuk lebih maju lagi kedepan.

“Pemerintah memerlukan profesional yang diserahkan kepada pihak ketiga, kalau tidak akan jadi temuan, maka SDM kadin harus ditingkatkan agar mutu kualitas pekerjaan betul-betul puas. Saya berharap kadin memperbaiki diri, kalau masalah klasik adalah kekurangan modal, ini sebenarnya tidak menjadi masalah. Tapi kita urus dengan serius, semua surat menyurat. Insa Allah dari segi permodalan Bank Jambi sudah siap membantu semua,” katanya.

Cek Endra juga mengaku miris saat ini banyak peluang usaha di Kabupaten Sarolangun, salah satunya perusahaan Batubara, perusahaan perkebunan, tapi pengusaha tersebut datangnya dari luar. Sementara pengusaha lokal terkesan tidak mau mengambil peluang usaha tersebut.

“Kita minta memperbaiki kualitas pengusaha lokal kita, agar bisa berperan aktif setiap investasi yang masuk ke Sarolangun, tapi dengan catatan tidak boleh mengurangi kualitas. Kita miris, banyak peluang pekerjaan di perusahaan Batubara, di perusahaan perkebunan, itu datangnya dari luar semua. Kalau lah kadin Sarolangun yang mengambil peluang pekerjaan, pasti penganggurannya berkurang di sarolangun,” katanya.

“Makanya saya mendorong pengusaha lokal profesional, kualitas tetap terjaga. Kalau pekerjaan lokal ini gak bagus, kita juga Pemerintah akan mengeluh bukan hanya perusahaan. Karena kita ada pemeriksaan BPK, pertanggung jawaban BPKP. Pemda siap untuk meningkatkan sdm kadin Sarolangun dengan melakukan pelatihan,” kata dia menambahkan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra, Anggota DPRD Sarolangun Hurmin SE, Drs Pahrul Rozi, M.Si, Asisten I Arif Ampera, para Kepala OPD terkait, Kepala Bank Jambi Cabang Sarolangun Ridho, Ketua KADIN Sarolangun Sopian Sauri, beserta jajarannya, (is)

[

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here