Kapolrestabers Medan Musnahkan Ganja Kering Seberat 358 Kilogram, Pelaku Dikenakan Sangsi Berat

0
68

DELI SERDANG, Polrestabes Medan bersama Polsek Pancur batu memusnahkan seberat 358 kilogram ganja kering bernilai Rp17 milyar. Kegiatan ini dilaksanakan di Jumat (28/8/2020) pekan lalu bertempat di halaman Mapolrestabes Medan.

Barang sejuta ilusi seberat 358 kilogram ini merupakan hasil tangkapan pada hari Kamis (14/8/2020) dan Jum’at (15/8/2020) di dua tempat berbeda, yaitu di jalan yayasan komplek perumahan Tata Alam, kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helvetia dan di jalan Gatot Subroto/Amal kelurahan Sei Sekambing D, Kecamatan Medan Petisah.

Dalam pengungkapan kasus ganja itu, selain mengamankan daun ganja, polisi juga mengamankan tiga orang tersangka berinisial IT (35) seorang supir, warga Desa Kutacane lama, Kecamatan Babusalam Kabupaten Aceh tenggara, SA (56) warga jalan Klambir V, Lk 1 gang Imah , Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia dan MR (47) warga jalan Gatot Subroto Gang Amal, Kelurahan Sei Kekambing D, Kecamatan Medan Petisah.

BACA JUGA :

Dari ketiga tersangka berhasil diamankan barang bukti enam kotak kardus berisi 114 bal ganja seberat 118 kilogram dan 240 bungkus ganja seberat 240 kilogram, ujar Kapolrestabes medan, Kombes Pol Riko Sunarko. SIK MH didampingi Kasat Narkoba AKBP Ronny Nikola Sidabutar SIK MH, Kapolsek Pancurbatu, AKP Dedy Darma.

Daun ganja yang disita menurut Kapolresta Medan, bisa menyelamatkan 358.000 anak bangsa indonesia, harga jual eceran per amplop atau satu gramnya Rp 5 Ribu yang digunakan untuk lima orang dan harga jual perkilogramnya senilai Rp 2 juta rupiah.

“Untuk mengungkap dan memutus peredaran Narkoba, saya juga meminta kerjasama dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh Pemuda dan seluruh elemen bangsa, sebab narkoba adalah musuh kita bersama,” ujar Kapolrestabes medan.

BACA JUGA :

Dalam menindak para pelaku peredaran narkoba, pihaknya bersama jajaran Polsek di wilayah hukum Polrestabes Medan, untuk tidak segan-segan memberikan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku peredaran narkoba,” tegas Kapolrestaber Medan

Dia juga mendorong jajarannya, agar selalu bertindak tegas dan terukur kepada para pelaku narkoba dengan menembak mati para pelakunya, sebab Kata Sunarko, kejahatan Narkoba sudah masuk dalam kategori kejahatan khusus nasional,” tambahnya

Untuk kasus ini, Kapolrestabes Medan, menerapkan pasal yang yang sangat berat dengan hukuman penjara minimal 20 tahun penjara.

BACA JUGA :

Pasal yang dikenakan yakni pasal 111 ayat (2) subsidair pasal 114 ayat (2) dan pasal 132 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun serta maksimal hukuman mati. (WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.