Kadin Batam minta Pemerintah Jaga  Investasi dan Pengusaha ikuti Peraturan dan Ketentuan Yang Berlaku

0
459

IndependenNews.com, Batam — Sidak yang dilakukan Komisi I DPRD Kota Batam ke gudang keramik di daerah Sei Panas dan juga sidak yang dilakukan di daerah Tanjung Uncang terkait barang tanpa label SNI beberapa waktu yang lalu, mengundang sorotan Publik, Bahkan Kamar Dagang Kota Batam juga ikut angkat bicara soal sidak dewan tersebut.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto membenarkan sidak yang dilakukan komisi 1 DPRD Batam mengatakan, sidak komisi I itu, sah dan legal sesuai dengan fungsi Dewan, control, pengawasan dalam penegakan peraturan sesuai aturan yang berlaku.

“Sidak itu bagian dari tugas dewan, aturan dan mekanisme di atur dalam tatib, jadi sidak yang dilakukan komisi 1 sah dan legal, karna salah satu fungsi dewan adalah fungsi control dan pengawasan dalam pelaksanaan tegaknya peraturan, termasuk kebijakan kebijakan pemerintah yang tidak sesuai aturan,”katanya. Jumat (09/02/2018) kepada awak media ini.

Dia juga menambahkan terkait dengan tertutupnya informasi dari komisi 1 akan hasil sidak dan bahkan gagal RDP beberapa hari lalu menambahkan, bahwa sikap transparan dan keterbukaan tugas, wajib dilaksanakan dan setiap komisi harusnya setelah selesai sidak sudah membuat laporan lisan atau terlulis untuk pertanggungjawaban.

” transparan dan keterbukaaan dalam menjalankan tugas wajib di laksanakan, maka setiap komisi setelah sidak pasti harus dilaporan secara lisan ataupun tertulis sebagai bentuk pertanggungjawaban”,tambahnya.

Lik Khay anggota Komisi 1 menolak untuk berkomentar terkait sidak tersebut dikarenakan dirinya tidak ikut dalam sidak tersebut dan mengarahkan awak media ini untuk menghubungi ketua Komisi I Budi Mardianto.

” maaf mas saya tidak ikut sidak kemarin, silahkan langsung ke ketua saja,”ucapnya

Senada dengan peryataan Lik Khay, Jurado siburian, yang juga anggota komisi I mengatakan ” saya ngak ikut sidak langsung ke ketua saja”, balasnya “lewat WAnya singkat.

Dikutip dari otoritasnews.com pada hari Jumat, 09/02/2018. Kamar dagang dan industri indonesia (Kadin) kota Batam Jadi Rajagukguk mengatakan, selaku yang menaungi pelaku di dunia usaha khususnya di kota Batam, meminta agar pemerintah daerah dan semua stakeholders dalam menjalankan tugas dan fungsinya harus tetap menjaga kondusifitas dunia usaha.

“Sikap dan cara – cara perlakuan sidak yang dilakukan oleh DPRD Kota Batam masih mengandung permasalahan, bagi pengusaha jadi mengganggu aktifitas kegiatan investasi, maka sidak seperti itu perlu terlebih dahulu berkonsultasi dengan Kadin Batam, agar dapat tujuan mungkin saja baik dapat terjaga, sehingga DPRD Batam tidak di tuding cari masalah politik.”kata Jadi Rajagukguk

Jadi menambahkan, “Di sisi lain Kamar dagang dan industri indonesia (KADIN) kota Batam juga mendorong agar pengusaha mengikuti semua peraturan dan ketentuan yang berlaku, jika ada pengusaha yang nakal, Kadin Batam juga siap akan merekomendasikan agar ijin usahanya di cabut.

Dia juga memastikan, bahwa Berdasarkan informasi dan laporan yang disampaikan ke kamar dagang dan industri indonesia (KADIN) kota Batam, kita akan segera mengundang pengusaha tersebut untuk mendapatkan keterangan yang sebenarnya.

Awak media ini pun menghubungi
ketua KADIN Jadi Rajagukguk melalui WA untuk memastikan pernyataannya dan sekaligus meminta tanggapannya terkait tertutupnya sidak tersebut mengatakan, bahwa sudah dijelaskan oleh ketua DPRD dan enggan memberi tanggapannya.

“Kan sudah dijelaskan sama ketua DPRD Batam” ,balasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here