Kades Pelayang Raya Gandeng Babinkamtibmas dan Babinsa Tertipkan Pekat

0
56

SUNGAI PENUH, INDE0ENDENNEWS.COM — Kepala Desa Pelayang Raya Supriadi tak menyia-nyiakan waktu meskipun baru satu bulan menjabat setelah dilantik oleh Wali Kota Sungai Penuh. Kepala Desa Pelayang ini langsung tancap gas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga masyarakat Desa pelayang Raya. Dalam waktu yang ingkat kepala Desa telah melakukan pemberantasan terhadap penyakit masyarakat seperti Mesum dan Penyakit Masyakat lainnya.

“Kepala Desa sudah dapat memberantas penyakit masyarakat.” ujar Salah Seorang Warga yang namannya minta di Rahasiakan (11/01/2020).

Dikatakan Sumber, masalah penyakit masyarakat ini sebelumnya telah dilaporkan warga kepada kepala Desa lama namun tak ada tindakan.

“Laporan warga bak agin lalu, beruntung kepala desa yang baru menjabat langsung melakukan pemberantasan, alhamdullah sudah berkurang tindakan penyakit masyarakat itu.” ujarnya

Sementara itu, Kepala Desa Pelayang Raya kepada media ini mengaku, ada laporan masyarakat terkait penyakit masyarakat (mesum) di Desanya. Dia langsung bergerak.

“Kita baru dilantik pada tanggal 23 Desember 2019 lalu. Walau baru satu bulan berkerja, keluhan masyarakat yang saya terima, dengan melibatkan , Babinkamtibmas, Babinsa, tokoh lembaga adat, Nenek mamak, Ulama, serta para pemuda Pelayang Raya langsung membersihkan Pekat tersebut dari wilayah desa kami.” tuturnya

Lanjut Supriadi, Dengan tim ,Alhamdulillah Pada pukul 10:00 WIB Malam, pada Minggu (12/2/20), Kami melakukan pengrebekan ditempat tersebut, bersama Dinas terkait yang bertempat dimakam Nenek Koto Pandan di desa Pelayang Raya.

“Dari hasil pengrebekan, kami telah menahan satu orang wanita dan lima Orang pria, yang bukan warga Desa Pelayang Raya, mereka berasal luar Pelayang Raya.” jelasnya.

Supriadi menambahkan, keberhasilan dalam razia penertiban penyakit masyarakat (pekat) di desa Pelayang Raya, tidak terlepas dari dukungan Masyarakat Pelayang Raya.

“Kita berharap, penyakit seperti ini harus kita hilangkan dari desa kita, apalagi tempat mangkal nya dikuburan Pandan Nenek Siak Lengis, yang telah membawa agama Islam di Kabupaten Kerinci pada umumnya. Selama ini lokasi makam itu telah menjadi tempat maksiat.” ujarnya

Lebih jauh Supriadi mengatakan, Pihaknya akan terus melakukan pembersihan tempat maksiat tersebut.

“Kami tidak mau tempat tersebut dikotori oleh orang-orang yang tidak bertanggung Jawab. Lokasi itu, kata Supriadi, milik Ajuan Arah Datuk Serageh Puteh.” ucapnya

Dia berharap selaku Kepala Desa, tempat makam tersebut akan dikelola menjadi tempat wisata dan taman PKK.

“Kita pasang lampu penerangan sumpaya masyarakat menikmati tempat tersebut.” pungkasnya

APENDI YAHYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.