Pemuda Desa Sekar Mengkuang Kembali Seruduk kantor PT. Jamika Raya

0
1216

Independennews.com, Muarabungo — Ratusan pemuda mengatasnamakan Pemuda Gema Mengkara, Desa Sekar Mengkuang, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo seruduk kantor Perseroan Terbatas (PT) Jamika Raya. Kedatangan pemuda Gema ini dikantor Jamika Raya untuk menindaklanjuti permasalahan hasil rapat sebelum bulan suci ramadhan lalu. Senin ( 27 / 8/ ).

Pemuda gema Mengkara Desa Sekar Mengkuang mendesak PT Jamika Raya terkait (SP 6) yang hingga kini belum juga terealisasikan atau belum bisa diputuskan pihak perusahaan PT.Jamika Raya pada rapat ke 2 (Dua) di kantor hall PT. Jamika Raya yang dihadiri oleh Pimpinan kebun Ir. Frenzy Marwan dan Humas INCASI RAYA GROUP Wilayah Jambi H. Mardian serta wakil Pimpinan Pabrik dan KTU PT.Jamika Raya.

Adapun poin-poin yang di tuntut oleh Pemuda Gema Mengkara yaitu,
1. Meminta kepada pihak perusahaan untuk memberikan insentif untuk pemuda,
2. Meminta kepada pihak perusahaan untuk pembuatan rumah adat Bathin Lubuk Mengkuang pada tahun 2018,
3. Meminta kepada pihak perusahaan agar memprioritaskan tenaga kerja dari Lubuk Mengkuang khususnya di HGU yang masuk wilayah Desa Sekar Mengkuang,
4. Meminta kepada pihak perusahaan agar mengeluarkan dana CSR untuk Desa Sekar Mengkuang setiap tahunnya, serta mengeluarkan dana CSR pendidikan untuk siswa maupun mahasiswa Desa Sekar Mengkuang setiap tahunnya,
5. Mempertanyakan kapan berakhirnya izin HGU PT. Jamika Raya,
6. Meminta agar tidak ada pembatasan kuota penerimaan Tanda Buah Segar ( TBS ) Plasma untuk KUD Tunas Baru Desa Sekar Mengkuang,
7. Meminta kepada pihak perusahaan agar menyetarakan Tandan Buah Segar ( TBS ) Swadaya KUD Tunas Baru sesuai harga yang di keluarkan oleh Disbun.

“Kita demo di depan kantor PT. Jamika Raya meminta hak kita kalau tuntutan kita tidak bisa direalisasikan, maka produksi atau aktifitas perusahaan untuk sementara dihentikan sampai hak tuntutan kita di terealisasikan oleh pihak perusahaan, ” ujar pemuda Gema Mengkara.

Sementara itu, jalannya aksi demo di kantor PT.Jamika Raya ini di kawal oleh puluhan pihak kepolisian Polres Bungo serta anggota gabungan dari anggota TNI untuk pengamanan yang berkisar kurang lebih 150 orang.

“Untuk anggota gabungan dari kepolisian dan anggota TNI yang mengamankan aksi demo di kantor PT.Jamika Raya itu kurang lebih 150 orang, ” pungkas Kasat Intelkam Polres Bungo. Iptu. Malik. SH.

Selain itu juga, Mardian dalam sambutannya mengatakan, apabila pihak perusahaan tidak bisa memutuskan dari tuntutan Pemuda Gema Mengkara, karena kekuasaan dari perusahaan itu ada dikantor pusat di Sumatera Barat.

“Kita dari pihak perusahaan tidak bisa memutuskan tuntutan dari Pemuda Gema Mengkara Desa Sekar Mengkuang (Sp.6) karena yang bisa memutuskan itu dari kantor pusat padang karena kita punya atasan atau petinggi perusahaan lagi, ” papar H.Mardian.

Mengenai hal tersebut, Safwan Idris Rio (Kepala Desa, red) Sekar Mengkuang menegaskan, jika tuntutan sampai saat ini tidak terealisasikan, aktifitas pada perusahaan harus dihentikan.

“Selama tuntutan Pemuda Gema Mengkara tidak bisa direalisasikan oleh pihak PT.Jamika Raya, maka dari ini produksi atau aktifitas yang memasuki Wilayah Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, kita hentikan sampai tuntutan Pemuda ini direalisasikan oleh pihak perusahaan, ” tegas Rio Desa Sekar Mengkuang Safwan Idris.

Turun menghadiri Tampak beberapa petinggi dari perusahaan yang menyaksikan aksi demo tersebut, Humas PT. Jamika Raya H. Mardian, Pimpinan PT. Jamika Raya Ir.Frenzy Marwan beserta Wakil Pimpinan PT.Jamika Raya Sukardi.Sp dan SEM PT. Jamika Raya, PT.SAK SE AYE, PT. SMA, Hendry dan Datuk Rio Desa Sekar Mengkuang berserta jajarannya serta Kasat Intelkam Polres Bungo Iptu.Malik.SH. (dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here