Jubileum 100 Tahun, Perguruan Nasrani, Gelar Lomba Antar Sekolah Se-Kota Medan

Pimpinan Yayasan PPNM, Drs. Chandra Silalahi, M.Si., memberikan sambutan di halaman Perguruan Nasrani 1 Medan, Senin (17/11/2025). (Dok. Togar/Independen News).

Independennews.com | Medan – Dalam rangka memperingati jubileum 100 tahun Perkumpulan Perguruan Nasrani Medan (PPNM), perguruan menggelar perlombaan antar sekolah se-Kota Medan.

Kegiatan berlangsung di Perguruan Nasrani 1 Medan, Jalan Kapten Pattimura No. 16 Medan, Senin (17/11/2025).

Perlombaan dilaksanakan sejak 14 hingga 22 November 2025.

Peserta berasal dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari TK/PAUD, SD, SMP hingga SMA/Sederajat.

Sekelompok siswa SD menampilkan tarian tradisional di atas panggung berhias merah putih dalam lomba seni jubileum 100 tahun Perguruan Nasrani Medan.
Peserta dari tingkat SD Kalam Kudus 2 Medan menampilkan tarian daerah pada perlombaan seni dalam rangka jubileum 100 tahun Perguruan Nasrani Medan di halaman Perguruan Nasrani 1 Medan, Senin (17/11/2025). (Dok. Togar/Independen News).

Seluruh kegiatan disusun untuk menyemarakkan perayaan satu abad berdirinya PPNM.

Pada Senin (17/11/2025), panitia menggelar Lomba Tari Daerah dan Tari Kreasi untuk tingkat SD.

Sebanyak 17 peserta dari berbagai sekolah di Medan berkompetisi menampilkan kemampuan terbaik dalam seni tari tradisional dan tari kreasi.

Anak-anak menunjukkan kekompakan, kreativitas, serta rasa percaya diri di hadapan dewan juri dan para pendukung.

Hasil perlombaan Tari Tradisional dan Tari Kreasi menetapkan SD Antonius 2 Medan sebagai Juara I.

Juara II diraih SD Swasta Gracia Sustain, sedangkan Juara III diraih SD Sekolah Kristen Kalam Kudus 2 (SKK2) Medan.

Para pemenang menerima hadiah berupa uang pembinaan: Juara I sebesar Rp1.500.000, Juara II Rp1.250.000, dan Juara III Rp1.000.000.

Sekretaris panitia, Ir. Monang Tua Simamora, S.Pd., M.Pd , mewakili ketua panitia, menyampaikan terima kasih kepada seluruh sekolah yang telah berpartisipasi.

“Peserta tari SD berjumlah 17 sekolah, hari ini fokus untuk tingkat SD. Selasa akan dilanjutkan dengan perlombaan tari untuk tingkat SMP dan SMA,” ujar Monang.

Ia menambahkan bahwa Rabu akan digelar lomba story telling, kemudian dilanjutkan dengan lomba vokal solo.

Para siswa menampilkan tarian tradisional di atas panggung merah putih, disaksikan para juri yang duduk di meja penilaian pada lomba seni jubileum 100 tahun Perguruan Nasrani Medan.
Juri menyaksikan penampilan tari tradisional peserta lomba seni dalam rangka jubileum 100 tahun Perguruan Nasrani Medan di halaman Perguruan Nasrani 1 Medan, Senin (17/11/2025). (Dok. Togar/Independen News)

Pimpinan Yayasan, Drs. Chandra Silalahi, M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa momen 100 tahun ini menjadi catatan bersejarah.

“Perkumpulan ini didirikan pada zaman Belanda, tepatnya 30 Desember 1925, sebagai tempat belajar anak-anak pribumi dan Belanda. Ini peninggalan yang harus kita hormati,” ujarnya.

Chandra menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. (tbs)

You might also like